Zelensky: 10 Ribu Warga Mariupol Terbunuh Serangan Rusia

0


Zelensky menyebut Rusia benar-benar menghancurkan Mariupol

REPUBLIKA.CO.ID, KIEV — Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan, dia yakin setidaknya 10 ribu warga di Mariupol telah meninggal akibat serangan Rusia. Hal tersebut dia sampaikan saat berbicara di Majelis Nasional Korea Selatan (Korsel).


“Rusia benar-benar menghancurkan Mariupol dan membakarnya menjadi abu. setidaknya 10 ribu warga Mariupol pasti telah tewas,” kata Zelensky lewat sambungan video, Senin (11/4/2022).


Menurut Zelensky, Mariupol hanyalah sebuah contoh. Dia mengatakan, Korsel dapat membantu Ukraina dalam melawan pasukan Rusia. Caranya adalah dengan bantuan bantuan militer, termasuk tank dan jet tempur. “Jika Ukraina menerima senjata seperti itu, tidak hanya akan menyelamatkan nyawa orang biasa, tapi juga akan menjadi kesempatan untuk menyelamatkan,” ucapnya.


Korsel telah memberikan bantuan sebesar 1 miliar won atau setara 800 ribu dolar AS dalam bentuk peralatan militer tak mematikan kepada Ukraina. Bantuan tersebut termasuk helm anti-peluru dan peralatan medis. Namun Negeri Ginseng menolak permintaan baru-baru ini agar mereka memberikan bantuan dan anti-pesawat.


Seoul mengatakan, senjata semacam itu dengan skala yang diminta Ukraina akan berdampak pada “postur kesiapan militer” Korsel sendiri. Perang Rusia-Ukraina telah berlangsung sejak 24 Februari lalu. Pertempuran yang sudah memasuki bulan kedua telah menyebabkan lebih dari 4,5 juta warga Ukraina mengungsi ke negara-negara tetangga. Itu menjadi krisis terburuk yang dihadapi Eropa sejak berakhirnya Perang Dunia II. Sementara di dalam negeri Ukraina, sekitar 6,5 juta orang dilaporkan kehilangan tempat tinggal. Mereka harus tinggal di tempat-tempat penampungan sementara.


Kedua negara telah melakukan beberapa pembicaraan tentang pembicaraan, tapi belum menghasilkan hasil positif, termasuk mempertanyakan senjata. Salah satu Rusia yang harus ditawar adalah Ukraina harus menggugurkan aspirasinya bergabung dengan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). sebab kehadiran langsung NATO di perbatasan dipandang sebagai ancaman oleh Moskow.



Leave A Reply

Your email address will not be published.