Yogyakarta: Satgas pemantauan kepatuhan masker di Malioboro

0


Yogyakarta (ANTARA) – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Yogyakarta menyatakan terus memantau kepatuhan penggunaan masker di sejumlah wilayah, mulai dari Malioboro hingga Tugu Yogyakarta.

“Sepanjang poros kosmologi Malioboro, penggunaan masker akan terus kami pantau, apalagi jika ada keramaian pengunjung,” kata Koordinator Penegakan Hukum Satgas Noviar Rahmad di Yogyakarta, Kamis.

Gugus tugas memperhatikan kepatuhan masker di wilayah tersebut karena kerumunan dapat memicu lonjakan kasus virus corona di provinsi tersebut, tambahnya.

Rahmad mengatakan, tingkat pelanggaran masker masih cukup tinggi.

Personil Satgas akan menegur pelanggar yang kedapatan tidak menggunakan masker, tambahnya.

Pemberian sanksi tidak lagi relevan mengingat Yogyakarta saat ini menerapkan pembatasan aktivitas masyarakat Level 1, yang berarti penyebaran virus tidak parah, katanya. Dengan demikian, orang diizinkan untuk melakukan kegiatan publik dengan kapasitas penuh.

Di luar kawasan Malioboro dan Tugu Yogyakarta, petugas ketertiban umum tidak lagi melakukan pengawasan. Oleh karena itu, penggunaan masker atau kepatuhan terhadap protokol kesehatan tergantung inisiatif masyarakat sendiri.

Rahmad berharap masyarakat dan wisatawan di Yogyakarta tetap mengikuti protokol kesehatan karena wilayah tersebut masih mencatat penambahan kasus harian COVID-19.

Meskipun ada relaksasi dalam peraturan, orang hanya diperbolehkan melepas topeng mereka di ruang terbuka dan di mana tidak ada kerumunan, tambahnya.

“Kami meminta kesadaran individu atau kelompok untuk tetap mengikuti protokol kesehatan dalam setiap kegiatan yang dilakukan, tanpa harus diawasi oleh pihak berwenang,” ujarnya.

Ia mengimbau para pengelola bisnis hotel di Yogyakarta untuk tetap disiplin dalam memberlakukan persyaratan aplikasi PeduliLindungi kepada setiap tamu.

“Kita harapkan kesadaran pengelola hotel, misalnya tentang penggunaan PeduliLindungi. Kalau di ruangan tertutup seperti di hotel, pengunjung wajib pakai masker,” ujarnya.

Kepala Bagian Humas Pemprov DIY Ditya Nanaryo Aji mengatakan, jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Yogyakarta bertambah 11 orang hingga mencapai 220.884 hingga Kamis.

Berita Terkait: Kasus Penularan COVID-19 Terbanyak Terjadi di Masyarakat: Gugus Tugas
Berita Terkait: Yogyakarta catat peningkatan kasus aktif COVID-19

Leave A Reply

Your email address will not be published.