Wapres Amin desak majukan perencanaan pengentasan kemiskinan di Papua

0


Jayapura (ANTARA) – Wakil Presiden Ma’ruf Amin mendesak para pemimpin daerah yang termasuk dalam program pengentasan kemiskinan ekstrem di Provinsi Papua untuk memajukan perencanaan penanggulangan kemiskinan dan menyesuaikan alokasi anggaran daerah untuk itu.

“Anggaran bukan masalah utama pengentasan kemiskinan, karena anggaran kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah semuanya cukup. Tantangan utama saat ini adalah menyatukan dan mengintegrasikan berbagai program untuk mencapai tujuan pengentasan kemiskinan,” tegas Wapres Amin.

Amin menyoroti konvergensi sebagai faktor utama dalam misi pengentasan kemiskinan ekstrem, karena perencanaan program, alokasi anggaran, verifikasi calon penerima, dan eksekusi akhir harus tepat sasaran kepada warga yang paling membutuhkan.

“Saya menginstruksikan kepada gubernur dan bupati daerah prioritas di Papua untuk bekerja keras agar semua warga binaan terakomodir oleh program dan mendapatkan uang tunai serta manfaat pemberdayaan,” kata Wapres.

Berita Terkait: Pemerintah Papua Barat harus menyelesaikan kemiskinan ekstrem pada akhir 2021: Amin

Wapres menegaskan bahwa pemerintah telah mempertimbangkan statistik kemiskinan terbaru untuk mengalokasikan dana tambahan untuk program bantuan tunai di lima kabupaten prioritas Papua di mana sebagian besar kasus kemiskinan ekstrem dilaporkan.

“Untuk program akhir tahun 2021, pemerintah telah mengalokasikan dana tambahan sembako dan bantuan langsung tunai desa untuk mengurangi kasus kemiskinan ekstrem di lima kabupaten prioritas Papua,” kata Amin.

Lima kabupaten prioritas Papua – Mamberamo Tengah, Jayawijaya, Puncak Jaya, Lanny Jaya, dan Deiyai ​​- telah mencatat kasus kemiskinan ekstrem di 89.500 kepala keluarga, dengan total 196.120 jiwa, katanya.

Sebelumnya, Wakil Presiden Amin memimpin dialog dengan Pemda Papua, Forum Pimpinan Daerah, dan Tokoh Daerah untuk membahas pengentasan kemiskinan ekstrem dan pemajuan pembangunan daerah di Kantor Gubernur Papua, Jayapura, Sabtu (16/10).

Kunjungan resmi Wapres ke Papua ini merupakan perjalanan maraton tahap keenam ke tujuh provinsi, dengan kabupaten-kabupaten yang menjadi prioritas program pengentasan kemiskinan.

Wapres Amin berangkat untuk kunjungan terakhirnya ke Kupang, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (16/10) untuk memimpin rapat perencanaan penanggulangan kemiskinan yang dijadwalkan Minggu (17/10).

Berita Terkait: Tingkat kemiskinan 28,54%, sedikit lebih rendah di Papua
Berita Terkait: Australia mendukung upaya pengentasan kemiskinan di Papua

Leave A Reply

Your email address will not be published.