Wamenhub berkomitmen pantau harga sembako terus sampai Lebaran

0


Hampir setiap hari, saya mengunjungi pasar tradisional. Kami pastikan dari vendor karena kami berkomitmen untuk memberi dan memastikan harga terjangkau, dan stok tersedia

Bogor, Jawa Barat (ANTARA) – Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga menyatakan komitmen untuk terus memantau dan memastikan ketersediaan pangan selama bulan suci Ramadhan dan menjelang hari raya Idul Fitri.

“Hampir setiap hari saya mengunjungi pasar tradisional. Kami pastikan dari pedagang karena kami berkomitmen untuk memberi dan memastikan harga terjangkau, dan stok tersedia,” kata menteri kepada wartawan usai meninjau harga pangan di Pasar Baru di sini pada hari Selasa.

Sambuaga mencatat komitmen tidak hanya dari pemerintah pusat tetapi juga dari pemerintah daerah, termasuk Pemerintah Kota Bogor, untuk menjamin ketersediaan bahan pokok.

Ketersediaan dan keterjangkauan bahan pangan, seperti minyak goreng, daging sapi, ayam, cabai, bawang merah, dan tepung terigu, masih aman.

Berita Terkait: Kemenhub imbau distributor jual minyak goreng curah di bawah HET

Sambuaga mengatakan, pemeriksaan yang dilakukan di Pasar Baru menunjukkan ketersediaan barang cukup banyak. Namun, beberapa bahan makanan mengalami fluktuasi harga meskipun masih dianggap wajar selama Ramadhan.

Berdasarkan penelusuran, harga telur ayam kampung Rp24 ribu per kilogram (kg), gula pasir Rp14 ribu per kg, ayam Rp35 ribu per kg, cabai rawit Rp40 ribu per kg, cabai merah keriting Rp35 ribu per kg. , bawang merah Rp32 ribu per kg, dan bawang putih Rp30 ribu per kg.

Sementara harga daging sapi tidak berubah di Rp140 ribu per kg selama pekan pertama Ramadhan dari biasanya Rp115 ribu-Rp125 ribu.

Berita Terkait: Menkeu minta swasta berkomitmen penyediaan minyak goreng

Harga minyak goreng kemasan masih berkisar Rp25 ribu per liter, sedangkan harga minyak goreng curah Rp20 ribu per liter.

Dalam kesempatan itu, Wamenhub memastikan pengawasan yang dilakukan Satgas Pangan, TNI, dan Polri akan terus dilakukan hingga periode Idul Fitri 2022.

Berita Terkait: Pemerintah harus membendung laju perubahan iklim: Kepala BMKG

Berita Terkait: Jumlah penerima dosis booster mencapai 27,9 juta

Leave A Reply

Your email address will not be published.