Walikota mendukung rencana pengoperasian kembali KA Bogor-Sukabumi minggu depan

0


Ada calon lokasi di Kota Bogor dan Sukabumi yang diikutsertakan Pak Menteri dalam (proyek) perkeretaapian ini. Tentu saja, kami (menyambut inisiatif)

Bogor, Jawa Barat (ANTARA) – Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mendukung rencana pengoperasian kembali jalur kereta api Bogor-Sukabumi dari Stasiun Padelang hingga Stasiun Cicurug, Sukabumi yang akan dimulai pekan depan dan bermanfaat bagi kedua daerah tersebut.

Saat masih beroperasi beberapa waktu lalu, antusiasme masyarakat untuk naik kereta api cukup besar meski harus memesan tiket dua minggu sebelumnya, ujarnya di sini, Senin.

Wali Kota mencatat, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah membangun kembali jalur dua arah Bogor-Sukabumi dengan mempertimbangkan pariwisata ekonomi dua wilayah sebagai salah satu sarana untuk mengikuti desain pembangunan daerah.

Berita Terkait: Para pemimpin G20 akan diundang untuk uji coba kereta api berkecepatan tinggi: Pandjaitan

Setelah diresmikan, KA Bogor-Sukabumi akan melewati stasiun Padelang dan Batutulis di Bogor; Stasiun Ciomas, Cigombong, dan Maseng di Kabupaten Bogor; serta Stasiun Cicurug adalah Kabupaten Sukabumi.

Hubungan antara masyarakat Bogor dan Sukabumi akan ditingkatkan dengan berdirinya stasiun tersebut.

“Ada calon lokasi di Kota Bogor dan Sukabumi yang diikutsertakan Pak Menteri dalam (proyek) perkeretaapian ini. Tentu kami (menyambut inisiatif),” ujarnya.

Berita Terkait: Stasiun Menteri Reaktivasi Jalur Kereta Api Garut-Cibatu

Menteri melakukan uji coba Kereta Api Bogor-Sukabumi dari Stasiun Padelang pada hari pertama Ramadhan pada 3 April setelah terhenti selama delapan bulan karena proyek jalur dua arah.

Sumadi mengumumkan, kereta api itu akan diresmikan kembali pada akhir pekan atau paling lambat pekan depan, masih selama Ramadan.

Dia memastikan, kereta api akan mampu mengangkut lebih banyak orang secara efektif, yang ingin merayakan Idul Fitri 2022 di kampung halaman mereka. Menteri Sumadi juga mengingatkan masyarakat untuk menunggu informasi tambahan mengenai biaya dan jadwal dari PT KAI.

Berita Terkait: Badan Pangan mendorong pemangku kepentingan untuk meningkatkan ketahanan pangan

Berita Terkait: MPR berharap Ramadhan bisa menjadi momentum untuk bangkit bersama

Leave A Reply

Your email address will not be published.