Varian baru belum dikonfirmasi pada lima atlet yang terinfeksi: resmi

0


Terlihat dari nilai CT yang membuat kami dan Dinkes Papua curiga ada varian baru disini karena CT (tercatat) paling rendah.

Jakarta (ANTARA) – Belum dapat dipastikan apakah lima atlet DKI Jakarta yang terjangkit COVID-19 saat mengikuti PON XX Papua terinfeksi varian baru, kata seorang pejabat.

Varian baru baru bisa dideteksi setelah sekuens genom diperiksa, dan alat untuk melakukannya hanya ada di pemerintah pusat, kata Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia di Jakarta, Selasa.

“Jadi saat ini sampel tersebut dikirim untuk pemeriksaan genome sequence untuk mengetahui variannya,” ujarnya.

Namun, apapun varian COVID-19 yang menjangkiti para atlet Jakarta, penanganannya tetap sama, yaitu isolasi dan perawatan intensif, tambahnya.

“Prinsip pengobatan untuk pasien sama. Sesuai standar dan sesuai kondisi medisnya,” jelasnya.

Baru-baru ini, lima atlet Jakarta yang berlaga di PON XX Papua dinyatakan terpapar COVID-19.

Tiga atlet judo dan basket dinyatakan positif di Kabupaten Timika, sedangkan dua atlet softball dan sepatu roda dinyatakan positif saat bertanding di Jayapura.

Berita Terkait: Indonesia konfirmasi 47 kasus varian baru COVID-19 berasal dari luar negeri

Dokter koordinator kontingen Jakarta Junaidi sebelumnya menginformasikan bahwa para atlet di Jayapura menjalani isolasi di rumah sakit swasta dan para atlet di Timika menjalani isolasi di RSUD Timika.

Pada atlet Jakarta yang terpapar COVID-19, nilai cycle threshold (CT Values) tercatat rendah, ujarnya. Makanya, dia mengaku khawatir mereka terkena varian baru, katanya.

“Terlihat dari nilai CT yang membuat kami dan Dinkes Papua curiga ada varian baru di sini karena CT (tercatat) paling rendah,” ujarnya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi membuka PON pada 2 Oktober 2021 yang pertama kali digelar di Papua.

Sebanyak 6.442 atlet berlaga di 56 cabang olahraga di ajang olahraga paling bergengsi di Indonesia itu. Pertandingan akan ditutup pada 15 Oktober.

Berita Terkait: PON telah memperkuat cakupan vaksinasi Papua: resmi
Berita Terkait: PON Papua: Penonton Wajib Vaksin Lengkap

Leave A Reply

Your email address will not be published.