Utusan Indonesia, Menlu Kuba bahas upaya peningkatan kerja sama

0


Jakarta (ANTARA) – Duta Besar RI untuk Kuba Nana Yuliana bertemu dengan Menteri Luar Negeri Kuba Bruno Eduardo Rodriguez Parrilla di Kementerian Luar Negeri Kuba di Havana pada Jumat untuk membahas upaya peningkatan kerja sama bilateral kedua negara.

Hubungan Indonesia-Kuba selama ini cukup baik, kata Dubes dalam keterangan yang dikeluarkan KBRI Havana, Sabtu.

Dia menyoroti empat prioritas selama masa jabatannya, khususnya untuk meningkatkan keterlibatan politik kedua negara, mempromosikan diplomasi ekonomi, memperkuat konektivitas antara masyarakat Kuba dan Indonesia, dan melindungi warga negara Indonesia.

Selama dua tahun terakhir, hubungan politik bilateral telah menguat, karena kedua negara tetap berkomitmen untuk saling mendukung dalam beberapa nominasi di organisasi internasional, antara lain.

Di bidang ekonomi, volume perdagangan kedua negara menunjukkan tren positif, tambahnya.

“Kuba adalah salah satu mitra dagang penting Indonesia di kawasan Karibia. Kuba juga mengirimkan wakilnya, Ketua Kamar Dagang dan Industri Kuba, Antonio Carricarte, untuk berpartisipasi dalam Forum Bisnis Indonesia–Amerika Latin dan Karibia 2021 sebagai nara sumber orang dan juga menandatangani Letter of Intent pembentukan INA-LAC Business Network,” kata Dubes.

Berita Terkait: Indonesia-Kuba sepakat perkuat kerja sama pertanian

Pada tahun 2021, total perdagangan Indonesia-Kuba melonjak menjadi US$ 13,28 juta atau 140,52 persen dibandingkan tahun 2020.

Terkait penguatan konektivitas antara masyarakat Kuba dan Indonesia, KBRI Havana memfokuskan kegiatan promosi budaya, seperti pameran batik dan tenun, pameran foto dalam rangka HUT ke-62 hubungan diplomatik kedua negara, penyerahan bantuan kepada dua orang Indonesia. sekolah di negara tersebut, dan menjalin hubungan dengan komunitas Muslim di Kuba.

Untuk perlindungan WNI di Kuba, dia mencatat bahwa sebagian besar WNI di Kuba adalah misionaris yang memberikan pelayanan kepada masyarakat Kuba dan mahasiswa penerima beasiswa kedokteran.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Parrilla menyatakan bangga atas hubungan yang baik antara Indonesia dan Kuba karena beberapa kesamaan antara kedua negara, terutama mengenai posisi dalam isu-isu internasional.

Dia mencatat bahwa Kuba juga siap membantu dan memfasilitasi KBRI Havana dalam upaya untuk lebih mempererat kerja sama kedua negara.

Ia menyebutkan, kerja sama Indonesia dan Kuba juga lebih intens di masa pandemi COVID-19 dengan menjajaki kerja sama vaksin, kerja sama dalam memberikan pelatihan peningkatan kapasitas, dan menawarkan beasiswa.

Duta Besar Nana Yuliana dan Menteri Parrilla juga membahas beberapa masalah yang tertunda antara Indonesia dan Kuba, termasuk tentang perjanjian bebas visa bagi pemegang paspor diplomatik dan dinas dan pembentukan Komite ASEAN di Kuba.

Berita Terkait: Indonesia-Kuba harus tingkatkan kerja sama lawan COVID-19: MPR
Berita Terkait: Kuba perkuat hubungan people-to-people contact dengan Indonesia: Duta Besar

Leave A Reply

Your email address will not be published.