Universitas Syiah Kuala menyelenggarakan Karnaval Varsity IMT-GT 2021

0


Banda Aceh, Aceh (ANTARA) – Universitas Syiah Kuala (USK) di Banda Aceh menjadi tuan rumah Karnaval Universitas Indonesia-Malaysia-Thailand-Growth Triangle (IMT-GT) tahun ini, yang diselenggarakan secara virtual dari 27 September hingga 1 Oktober.

“Saya berterima kasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan acara ini,” kata Rektor USK Profesor Samsul Rizal di Jakarta, Senin.

Mahasiswa dari universitas anggota IMG-GT Uninet akan bersaing dan bertukar pikiran pada acara virtual yang menampilkan kompetisi olahraga, pertunjukan seni dan budaya, dan seminar kepemimpinan, tambahnya.

Acara ini bertujuan untuk mempererat semangat kerjasama antar universitas IMT-GT Uninet dalam menyikapi berbagai isu global, kata Rizal.

“Saya sangat senang melihat semangat persatuan kita semakin kuat,” katanya, seraya menambahkan bahwa acara ini diharapkan dapat menjadi katalis bagi para peserta untuk menjawab tantangan global.

Sementara itu, Ketua IMT-GT Varsity Council, Associate Professor Hendrik Lamsali mengatakan, acara yang diadakan USK ini spesial dan diharapkan dapat membantu seluruh mahasiswa peserta untuk mengembangkan potensinya.

Menurut situs resmi IMG-GT, Uninet didirikan pada tahun 1996 oleh IMT-GT, dan jaringan awalnya terdiri dari delapan universitas.

Universitas tersebut terdiri dari USK, Universitas Sumatera Utara (USU), dan Universitas Andalas (Unand) dari Indonesia; Universiti Teknologi MARA (UiTM), Universiti Utara Malaysia (UUM), dan Universiti Sains Malaysia (USM) dari Malaysia; dan Prince of Songkla University (PSU) dan Thaksin University (TSU) dari Thailand.

Mereka kemudian bergabung dengan Universitas Riau (UNRI) dari provinsi Riau Indonesia pada tahun 2003.

Berita Terkait: Banda Aceh menjadi tuan rumah pertemuan IMT-GT

Saat ini, keanggotaan Uninet, yang tetap menjadi “komponen strategis berharga untuk IMT-GT” semakin diperkuat dengan lebih banyak universitas dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand bergabung dalam jaringan.

Universitas Indonesia yang telah bergabung dalam jaringan tersebut antara lain Universitas Bangka Belitung, Universitas Bengkulu, Universitas Jambi, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Universitas Malikul Saleh, Universitas Sriwijaya, dan Institut Teknologi Sumatera.

Universitas Malaysia yang telah bergabung dengan Uninet antara lain Universiti Kebangsaan Malaysia, Universiti Malaysia Kelantan, Universiti Malaya, Universiti Pendidikan Sultan Idris, Universiti Sains Malaysia, Universiti Teknikal Malaysia Melaka, Universiti Malaysia Perlis, dan Universiti Putra Malaysia.

Sedangkan universitas di Thailand antara lain Wailalak University, Rajamangala University of Technology, dan Yala Rajabhat University.

Menurut situs web pengelompokan sub-regional, gagasan pembentukan IMT-GT diprakarsai oleh mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad. Pembentukannya disahkan oleh Mohammad, mantan Presiden Indonesia Suharto, Chuan Leekpai, mantan Perdana Menteri Thailand, di Langkawi, Malaysia pada tahun 1993.

Pengelompokan sub-regional memberikan kerangka kerja sub-regional untuk mempercepat kerja sama ekonomi dan integrasi negara-negara anggota dan provinsi di tiga negara.

Berita Terkait: Indonesia mengusulkan untuk menjadikan IMT-GT sebagai kekuatan ekonomi halal global
Berita Terkait: Indonesia, Malaysia, Thailand menandatangani pakta kerja sama kepabeanan

Leave A Reply

Your email address will not be published.