Tim seleksi KPU-Bawaslu bekerja secara independen, tidak memihak

0


Kita semua memiliki komitmen yang sama untuk bekerja secara terbuka, transparan, tidak memihak, dan mandiri untuk meyakinkan masyarakat bahwa kita dapat bekerja dengan baik sesuai perintah undang-undang

Jakarta (ANTARA) – Tim seleksi calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) 2022-2024 tetap transparan, independen, dan tidak memihak, kata seorang pejabat.

“Kita semua punya komitmen yang sama untuk bekerja secara terbuka, transparan, tidak memihak, dan mandiri untuk meyakinkan masyarakat bahwa kita bisa bekerja dengan baik sesuai amanat undang-undang,” kata Ketua Tim Seleksi KPU-Bawaslu Juri Ardiantoro di Jakarta, Selasa.

Dikatakannya, pihaknya sudah menyusun jadwal dan menyusun rencana kerja yang akan dilakukan hingga calon anggota KPU dan Bawaslu terpilih.

Kualitas calon anggota KPU dan Bawaslu yang akan dicari tim seleksi akan segera dirumuskan, tambahnya.

“Kami akan membahas formulasinya,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian juga menyampaikan pernyataan bahwa tidak akan ada intervensi dari Kementerian Dalam Negeri dalam pekerjaan tim seleksi.

“Kementerian Dalam Negeri tentunya tidak mengganggu kerja sama tim karena mereka harus bekerja secara mandiri,” tegas Karnavian.

Berita Terkait: Anggota non-partisan harus dicari untuk badan pemilihan: Akademik

Menurut dia, kementerian hanya akan memberikan masukan terkait siapa yang akan dipilih sebagai calon KPU dan Bawaslu, mengingat situasi tahun politik 2023-2024.

Menurut Karnavian, KPU dan Bawaslu akan menghadapi tugas berat karena pemilihan presiden, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Daerah (DPD), dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) akan digelar serentak pada 2024.

Ini akan diikuti dengan pemilihan kepala daerah serentak di Indonesia, yang akan diselenggarakan pada tahun yang sama, tambahnya.

Pertimbangan tugas berat tersebut diperlukan untuk memilih calon anggota KPU dan Bawaslu yang akan menjabat pada 2022-2027, katanya.

Menurut Menkeu, KPU dan Bawaslu akan membutuhkan anggota yang sehat jasmani dan rohani yang cukup kuat untuk bekerja dalam situasi stres tinggi sambil mempertimbangkan hal-hal penting lainnya.

Berita Terkait: Untuk pemilu 2024, waktu sangat penting

Leave A Reply

Your email address will not be published.