Tempat Ibadah Harus Jadi Contoh Penanganan COVID: Quomas

0


Dilarang mengadakan parade atau festival yang melibatkan banyak peserta untuk merayakan Natal 2021.

Jakarta (ANTARA) – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan tempat ibadah harus menjadi contoh terbaik dalam upaya pencegahan penularan COVID-19.

“Kita harus waspada, apalagi dengan munculnya varian baru COVID-19 bernama Omicron di sejumlah negara,” katanya dalam keterangan tertulis yang dirilis di Jakarta, Kamis.

Oleh karena itu, jelang Natal, Kementerian Agama telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 31 Tahun 2021 yang mengatur tentang pelaksanaan ibadah pada hari besar keagamaan, tambahnya.

Surat edaran tersebut mengharuskan pengurus gereja dan jemaat untuk melakukan protokol kesehatan yang ketat untuk mencegah penularan COVID-19, kata menteri.

“Surat edaran tersebut dikeluarkan sebagai pedoman bagi umat Kristiani yang akan melaksanakan ibadah dan perayaan Natal, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” imbuhnya.

Berita Terkait: Kementerian mengeluarkan surat edaran yang mengatur perayaan Natal

Selain itu, pengurus wajib menerjunkan petugas untuk menginformasikan dan mengawasi penegakan protokol kesehatan kepada jemaah, kata Quomas.

Mereka juga harus menyimpan termometer di pintu masuk gereja untuk memeriksa suhu setiap jemaah, tambahnya.

Selain itu, surat edaran tersebut meminta pengurus untuk memastikan jemaah menjaga jarak setidaknya satu meter dengan memberi tanda di lantai atau memberi jarak kursi dan membatasi jumlah hadirin hingga 50 persen dari kapasitas gereja, katanya.

Mereka juga harus memberikan masker medis tambahan kepada jemaah dan melarang siapa pun yang sakit untuk menghadiri kegiatan keagamaan, tambahnya.

“Dilarang melakukan parade atau festival yang melibatkan banyak peserta untuk merayakan Natal 2021,” tambah Qoumas.

Pelaksanaan ibadah dan perayaan Natal 2021 harus dilakukan secara sederhana dan lebih menekankan pada kerukunan antar anggota keluarga, ujarnya.

Berita Terkait: Gereja-gereja Keuskupan Agung Jakarta menawarkan ibadah digital pada Natal

Leave A Reply

Your email address will not be published.