Tawarkan opsi lain selain dari aplikasi PeduliLindungi: House Speaker

0


Apapun sistem atau alat baru yang akan digunakan nantinya, pemerintah harus memastikan alat yang memuat data pribadi warga tersebut anti bocor.

Jakarta (ANTARA) – Ketua DPR Puan Maharani menyoroti pentingnya pemerintah memberikan opsi lain kepada masyarakat selain aplikasi PeduliLindungi.

“Maka dari itu, memberikan opsi lain selain aplikasi PeduliLindungi penting bagi pemerintah untuk menjamin hak-hak warga negara,” kata Ketua DPR itu di Jakarta, Senin.

Maharani memuji rencana pemerintah untuk tidak menjadikan PeduliLindungi sebagai satu-satunya aplikasi gatekeeping untuk mengakses sarana transportasi umum atau ruang.

Protokol lain untuk warga, seperti menunjukkan sertifikat vaksin dan hasil tes COVID-19, harus dilaksanakan sedini mungkin, karena itu penting, tegasnya.

“Setiap warga negara yang memiliki smartphone canggih atau kurang canggih, atau bahkan yang tidak memiliki ‘smartphone’ harus memiliki hak yang sama untuk mengakses ruang publik dan transportasi,” tegasnya.

Maharani mengimbau untuk memberikan prioritas utama pada opsi apa pun yang disediakan pemerintah selain dari aplikasi PeduliLindung yang menjamin perlindungan data pribadi warga.

Sebab, semua mekanisme harus menggunakan nomor identitas tunggal sebagai data utama, ujarnya.

“Apapun sistem atau alat baru yang akan digunakan nanti, pemerintah harus memastikan alat yang memuat data pribadi warga tersebut anti bocor,” tegas Maharani.

Ketua DPR memerlukan jaminan ini, agar tidak ada pihak yang dirugikan akibat bocornya data pribadinya.

Maharani menilai jaminan perlindungan data pribadi itu penting, karena pemerintah telah melibatkan pihak swasta untuk mengintegrasikan sistem aplikasi PeduliLindungi dengan sistem aplikasi swasta lainnya.

“Kerjasama dengan pihak swasta dalam bentuk integrasi sistem harus memiliki aturan yang jelas, sehingga data pribadi warga dapat terlindungi dengan baik dan tidak jatuh ke pihak yang tidak bertanggung jawab, seperti pinjaman online ilegal dan sebagainya,” tegasnya.

Maharani mengingatkan semua pihak, baik pemerintah maupun swasta, untuk memberikan perhatian khusus pada perlindungan data pribadi warga negara, sementara DPR dan pemerintah membahas RUU Perlindungan Data Pribadi.

Ketua DPR mendesak pemerintah dan sektor swasta untuk mengedukasi masyarakat tentang perlindungan data pribadi. Tindakan ini harus diambil, sehingga orang memiliki pemahaman yang baik tentang langkah-langkah yang perlu diambil jika terjadi kebocoran atau penyalahgunaan data pribadi mereka.

Berita Terkait: Aplikasi PeduliLindungi membantu Bali menyiapkan pariwisata: PT Telkom
Berita Terkait: Satgas perlukan penggunaan PeduliLindungi untuk perjalanan domestik
Berita Terkait: PeduliLindungi menjadi syarat perjalanan internasional

Leave A Reply

Your email address will not be published.