Taliban: AS Setuju Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Afghanistan

0


Bantuan kemanusiaan tidak bebas dengan pengakuan formal tentang Taliban.

REPUBLIKA.CO.ID, DOHA — Taliban mengatakan, pembicaraan yang dijalinnya dengan perwakilan pemerintah Amerika Serikat (AS) di Doha, Qatar, berjalan baik. Washington disebut setuju untuk memberikan bantuan kemanusiaan ke Afghanistan.

Taliban mengungkapkan, AS tertarik untuk tidak menghubungkan bantuan kemanusiaan dengan pengakuan formal pemerintahan Taliban di Afghanistan. Sementara pernyataan dari pihak AS kurang definitif. Ia hanya mengatakan bahwa kedua pihak membahas pemberian bantuan kemanusiaan yang kuat dari AS, langsung kepada rakyat Afghanistan.

Senada dengan Taliban, juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price mengatakan, pembicaraan yang berlangsung di Doha berjalan terang dan profesional. Dia kembali sebagai prioritas, AS akan menilai Taliban dari tindakannya, bukan hanya kata-kata atau janji-nya.

Meski pertemuan di Doha bukan sebagai pengakuan kepada Taliban, perwakilan AS tetap membahas beberapa isu. “Delegasi AS fokus pada masalah keamanan dan pencarian serta perjalanan yang aman bagi warga AS, warga negara asing dan mitra Afganistan kami, serta pada hak asasi manusia (HAM), termasuk partisipasi yang berarti dari perempuan dan anak perempuan dalam semua aspek masyarakat Afghanistan,” kata Price pada Ahad (10/10).

Juru bicara Taliban Suhail Shaheen mengungkapkan, dalam pertemuan di Doha, turut serta ikut serta AS bahwa mereka berkomitmen menjaga Afghanistan agar tak melakukan ekstremis yang akan mencegah serangan negara lain. demikian, Taliban menolak bekerja sama dengan Washington untuk menangani bangkitnya ISIS di Afghanistan.

Pada Sabtu dan Ahad lalu, pejabat Taliban dan perwakilan pemerintah AS melakukan pertemuan di Doha, Qatar. Itu menjadi pertemuan perdana sejak Taliban mengambil alih kekuasaan di Afghanistan pada pertengahan Agustus lalu.

sumber : Reuters



Leave A Reply

Your email address will not be published.