Taiwan Minta Dukungan Australia untuk Bergabung ke CPTPP

0


Cina keinginan Taiwan bergabung dalam perjanjian perdagangan bebas itu.

REPUBLIKA.CO.ID, SYDNEY — Perwakilan Kantor Ekonomi dan Budaya Taiwan Elliott Charng meminta dukungan Australia agar bisa bergabung ke perjanjian perdagangan regional, Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP). Cina keinginan Taiwan bergabung dalam perjanjian perdagangan bebas itu.

Charng merupakan diplomat Taiwan yang ditugaskan di Australia. Ia mengatakan bila Taiwan bisa bergabung dengan CPTPP maka Taiwan bisa meningkatkan perdagangan tinggi dan mengajukan permintaan untuk mineral Australia.

CPTPP perjanjian perdagangan bebas tarif antara Australia, Brunei Darussalam, Kanada, Cile, Jepang, Malaysia, Meksiko, Peru, Selandia Baru, Singapura dan Vietnam. Charng mengatakan, dukungan pada Taiwan juga akan ‘mengirimkan pesan kuat’ pada pengusaha Australia yang mendirikan boikot China pada produk-produk Negeri Kanguru.

“Sanksi ekonomi yang diterapkan China pada Australia memperkuat argumen untuk keterlibatan Taiwan lebih dekat dan dalam lagi,” kata Charng pada komite parlemen Australia di Canberra, Selasa (12/10).

Setiap anggota CPTPP harus menyetujui anggota baru dan komite parlemen Australia akan merekomendasikan tanggapan mereka ke pemerintah. Kelompok perdagangan itu dibentuk pada 2018 lalu. Inggris, China dan Taiwan sudah mengajukan proposal untuk ikut bergabung.

Proposal Beijing dan Taipei menginspirasi dalam beberapa bulan terakhir. China proposal Taiwan dan Taiwan menuduh Beijing melakukan perundungan.

Cina mitra perdagangan terbesar Australia, didukung permintaan biji besi pada bulan Juli lalu ekspor negara mencapai 19,4 miliar dolar Australia. Tetapi beberapa tahun terakhir hubungan diplomasi dua negara tersebut semakin memburuk.

Australia sumber komoditas ketiga untuk Taiwan, tahun total perdagangan mencapai 607 juta dolar AS. Charng mengatakan CPTPP akan memberikan struktur pada bisnis dan memperkuat kerjasama siber.
“Oposisi China tidak mengejutkan, Cina akan menggunakan semua cara untuk menahan Taiwan dalam berpartisipasi dalam organisasi internasional apa pun,” katanya.

Pada Senin (11/10) kemarin Cina mengatakan menyatakan menegaskan pada Australia atas pernyataan ‘tidak pantas’ mantan perdana menteri Tony Abbott yang berkunjung ke Taiwan pekan lalu.

Abbott mengatakan kunjungan dan pertemuannya dengan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen atas kapasitas pribadinya. Pada wartawan Abbott mengatakan Taiwan memenuhi kriteria untuk bergabung dengan CPTPP .

Namun demikian, hal itu dapat membuat marah Cina maka ada kemungkinan jumlah anggota akan menolak proposal Taiwan. Ia meminta negara-negara lain tidak hanya memberikan ‘dukungan retoris’ dan memberikan dukungan politik nyata di Taiwan.
China juga telah melobi parlemen Australia untuk dapat bergabung dengan CPTPP.



Leave A Reply

Your email address will not be published.