T20 menggarisbawahi fokus pada UKM untuk rekomendasi kepada para pemimpin G20

0


Kami memiliki sembilan area kebijakan, dengan digitalisasi di Usaha Kecil dan Menengah juga termasuk di antaranya, dan salah satu (area fokus) yang penting adalah kolaborasi internasional

Jakarta (ANTARA) – Think 20 (T20) menggarisbawahi fokus Usaha Kecil Menengah (UKM) sebagai salah satu bidang kebijakannya untuk direkomendasikan kepada para pemimpin G20.

“Kami memiliki sembilan bidang kebijakan, dengan digitalisasi di Usaha Kecil dan Menengah juga termasuk di antaranya, dan salah satu (bidang fokus) penting adalah kolaborasi internasional,” Lead Co-Chair Task Force 2 (TF2) T20, Suhono H. Supangkat, disampaikan dalam webinar “Memanfaatkan Teknologi Digital untuk Mempercepat UKM, Startup, dan Industri Kreatif” di sini pada hari Selasa.

Untuk tujuan ini, Supangkat berbicara tentang niatnya untuk melibatkan lebih banyak sektor, masyarakat, dan pemerintah untuk berkontribusi dalam melakukan penelitian untuk membantu memecahkan masalah saat ini mengenai sembilan bidang utama, termasuk UKM.

“T20 adalah salah satu kelompok keterlibatan formal G20 yang independen dari pemerintah dan terdiri dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk dari pemerintah, universitas, dan institusi, yang menghasilkan ide-ide untuk melakukan penelitian untuk berkontribusi dalam mengatasi tantangan kami terkait dengan ekonomi, iklim, perubahan, dll,” katanya.

Sembilan bidang kebijakan terdiri dari konektivitas digital yang berarti, keamanan siber, pemberdayaan; mengatur target iklim, transisi energi dan perlindungan lingkungan; ketahanan pangan dan pertanian berkelanjutan; ketidaksetaraan, modal manusia, dan kesejahteraan; keamanan kesehatan global dan COVID-19; keuangan internasional dan pemulihan ekonomi; investasi dan pembiayaan infrastruktur yang inklusif, tangguh, dan lebih hijau; dan kerjasama global untuk Pembiayaan SDGs

“Kami juga memiliki dua acara sampingan. Pertama adalah Smart World Innovation Challenge yang dibuka bulan lalu oleh Profesor Bambang Brodjonegoro. Acara sampingan kedua kami adalah Smarter World Living Life. Kami melakukan pendekatan ke banyak sektor dan komponen, antara lain pemerintah, pengembangan teknologi, masyarakat dan melibatkan masyarakat, pemerintah, dan industri untuk meningkatkan kualitas hidup,” kata Supangkat.

T20 bertujuan untuk memberikan ide-ide inovatif dan rekomendasi kebijakan berbasis bukti untuk ditawarkan kepada pembuat kebijakan G20, tegasnya.

“Kami berharap proposal konkrit kami untuk G20 akan menciptakan jaringan internasional, karena Indonesia juga merupakan model bagi negara-negara berkembang di G20,” tegasnya.

Berita Terkait: Indikator pengeluaran PDB fokus kesehatan masyarakat: T20
Berita Terkait: Restorasi rantai pasokan penting untuk memulihkan ekonomi: T20 Indonesia
Berita Terkait: Indonesia Eximbank Hadirkan UKM Berorientasi Ekspor di Acara G20

Leave A Reply

Your email address will not be published.