Sumadi meninjau kesiapan transportasi jelang PON XX

0


Semoga fasilitas ini dapat memberikan pelayanan yang baik bagi para atlet dan ofisial serta mendukung PON secara keseluruhan

Jakarta (ANTARA) – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau beberapa sarana dan prasarana transportasi yang disiapkan untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI di Papua, Sabtu.

Dalam keterangan daring yang diakses dari sini pada Sabtu, dia mengatakan peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana tersebut bagi para atlet dan ofisial peserta.

Sumadi menyoroti, Kementerian Perhubungan bersama pemangku kepentingan lainnya telah menyiapkan sejumlah sarana dan prasarana transportasi darat, laut, dan udara.

Untuk angkutan darat, kementerian telah memberangkatkan 428 unit bus ke tiga lokasi di PON XX Papua yaitu Jayapura, Timika, dan Merauke, ujarnya.

Berita Terkait: Pelari ace Jakarta Emilia Nova bersiap untuk comeback dengan PON

Kementerian juga telah menyiapkan 515 kru bus, kata menteri. Dari mereka, 261 pengemudi telah direkrut dari provinsi Papua sebagai bagian dari upaya pemberdayaan penduduk asli Papua dan memberi mereka pekerjaan, tambahnya.

Sepanjang PON, bus akan beroperasi mulai pukul 06.00 hingga 22.00 waktu setempat untuk melayani atlet dan ofisial PON XX, kata Sumadi.

Untuk mendukung Peparnas XVI di Papua, sekitar 160 unit bus akan dimodifikasi dengan on/off landai untuk kenyamanan atlet Peparnas menggunakan kursi roda, katanya.

Kementerian juga telah membangun sejumlah fasilitas untuk acara tersebut: dermaga dan dua unit airbus, yang akan dioperasikan di Danau Sentani; peralatan jalan; Terminal Entrop Tipe A di Jayapura; dan Area Traffic Control System (ATCS) di Jayapura.

Berita Terkait: BNPB tawarkan mobil masker untuk warga Papua saat PON Papua XX

Untuk angkutan laut, sekitar lima kapal Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) telah disiapkan untuk mengangkut barang-barang untuk acara seperti spanduk, tiang, dan kendaraan, kata menteri. Kelima kapal tersebut adalah MV Labobar, MV Gunung Dempo, MV Ciremai, MV Dobonsolo, dan MV Sinabung, dia berkata.

Untuk transportasi udara, kementerian telah menyiapkan empat bandara: Bandara Sentain di Jayapura, Bandara Mozes Kilanging di Timika, Bandara Domine Eduard di Sorong, dan Bandara Mopah di Merauke, kata Sumadi.

Ia berpesan kepada bupati untuk menjaga fasilitas tersebut karena dapat membantu mendukung pariwisata di Papua.

Berita Terkait: Menpora Pindah Pangkalan ke Papua Saat PON

Dalam kunjungan ke Jayapura, menteri meninjau sejumlah fasilitas, mulai dari bus, Pelabuhan Jayapura, KM Tidar Pelni kapal, Stadion Hamadi, Papua Trade Center Entrop (PTC), dan Pelabuhan Ponton.

Ia juga meninjau beberapa fasilitas pendukung PON XX Papua di Merauke seperti Bandara Mopah Merauke, Stadion Katalpal Merauke, dan Pelabuhan Merauke.

“Kami berharap fasilitas ini dapat memberikan pelayanan yang baik bagi para atlet dan ofisial serta mendukung PON secara keseluruhan,” kata Sumardi.

Berita Terkait: Mabes Polri Kirim 100 Vaksin ke PON XX Papua

Setelah PON XX selesai, fasilitas tersebut dapat meningkatkan kualitas transportasi di Papua, ujarnya.

Ia juga menyarankan agar aplikasi PeduliLindungi diterapkan di Jayapura untuk memastikan semua pengunjung telah divaksinasi dan menjalani tes PCR.

“Saya yakin Papua bisa melaksanakan PON XX dengan baik,” tegasnya.

Rberita gembira: Satgas perlu penerapan protokol kesehatan yang ketat di PON

Berita Terkait: PON Papua: Lokasi photo op yang wajib dikunjungi di sekitar cluster Jayapura

Leave A Reply

Your email address will not be published.