Stadion Tuah Pahoe Siap Menjadi Tuan Rumah Laga Liga 2

0


Palangka Raya, Kalimantan Tengah (ANTARA) – Stadion PalangTuah Pahoe di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, siap menjadi tuan rumah pertandingan Grup D turnamen sepak bola Indonesia Liga 2, menurut CEO klub sepak bola Kalimantan Tengah Kalteng Putra.

“Stadion Tuah Pahoe siap menjadi tuan rumah pertandingan Grup D Liga 2,” kata ketua panitia lokal klub, Sigit Widodo, yang menyampaikan pernyataan CEO klub Agustiar Sabran, di sini, Senin.

Grup D Liga 2 terdiri dari klub sepak bola Kalteng Putra, Persiba Balikpapan, Mitra Kukar, Sulut United, Persepar Waropen, dan PSBS Biak, dengan pertandingan pertama antara Kalteng Putra dan Persiba Balikpapan dijadwalkan pada Rabu (6 Oktober), kata Widodo.

Ketua panitia mengimbau para suporter untuk mendukung klub mereka dari rumah daripada menghadiri pertandingan di stadion, karena saluran televisi akan menyiarkan pertandingan untuk para pendukung.

Berita Terkait: Presiden bermain sepak bola dengan anak-anak Papua pada upacara pembukaan PON

“Suporter bisa mendukung klubnya dari rumah, karena asosiasi sepak bola nasional dan PT LIB – penyelenggara Liga 2 – belum mengizinkan pendukungnya menghadiri pertandingan di stadion,” katanya.

Meskipun penonton umum tidak diizinkan, penyelenggara telah mengizinkan para pendukung untuk memasang spanduk dukungan mereka di tempat-tempat yang ditentukan di tribun utara dan selatan stadion, katanya.

“Spanduk-spanduk dukungan mereka harus ditempatkan dengan tertib, dan kontennya tidak boleh menyinggung suku, agama, atau ras apa pun,” tegas Widodo.

Atlet dan ofisial klub sepak bola Mitra Kukar, Sulut United, dan Persewar Waropen telah tiba di Palangka Raya, sedangkan klub Grup D lainnya akan berada di kota selama beberapa hari, kata ketua panitia penyelenggara.

Berita Terkait: Presiden Jokowi meresmikan Istora Papua Bangkit saat kunjungan kerja

Atlet dan ofisial yang hadir juga harus mematuhi protokol kesehatan yang ketat meliputi pendaftaran pada aplikasi pelacakan kontak seluler PeduliLindungi dan pemeriksaan suhu tubuh saat masuk ke stadion, kata Widodo.

“Total kapasitas stadion telah dibatasi untuk 299 orang, dan hanya diizinkan masuk bagi mereka yang menyerahkan sertifikat tes antigen COVID-19 yang mengonfirmasi status negatif mereka diambil sebelum dan pada hari pertandingan,” kata Widodo.

Berita Terkait: Sorong Harus Berfungsi Sebagai Penghasil Pertanian Utama di Papua: Presiden

Berita Terkait: PON XX mencerminkan kesiapan infrastruktur Papua: Wamendag

Leave A Reply

Your email address will not be published.