Sirkuit Mandalika Siap Gelar Kejuaraan WSBK : MGPA

0


Oleh karena itu, kami menargetkan 45 ribu orang per hari

Jakarta (ANTARA) – Pekerjaan dan infrastruktur utama Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat hampir 100 persen selesai, kata Presiden Direktur Asosiasi Grand Prix Mandalika (MGPA) Ricky Baheramsjah.

“Pekerjaan utama dan infrastruktur sirkuit sudah lengkap. Saat ini kami fokus pada aspek operasional, termasuk menerjunkan staf sirkuit dan tim medis serta memastikan peralatan yang memadai,” kata Baheramsjah di Jakarta, Sabtu.

Fasilitas penunjang dan vaksinasi sedang dipercepat guna menyukseskan kejuaraan World Superbike (WSBK) yang digelar pada 12-14 November 2021 di sirkuit tersebut, ujarnya.

Berita Terkait: Pemkot Mataram gelar Mandalika Fair dalam acara World Superbike

Hingga 9 September 2021, pengerjaan fasilitas pendukung sudah hampir 100 persen selesai, terdiri dari pit building, helipad, dan medical center yang masing-masing sudah 100 persen selesai, dan race control building sudah 92,25 persen.

Sementara itu, akses menuju sirkuit — jalan sepanjang 748 meter menuju pantai Seger dan 244 meter jalan menuju pantai Serenting — sudah siap.

Terowongan sepanjang 65,57 meter di sirkuit Utara dan terowongan sepanjang 117,77 meter di sirkuit Selatan telah mencapai 99 persen penyelesaian pada 9 September 2021.

Hingga 4 Agustus 2021, bypass Bandara Internasional Lombok – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Wisata Mandalika sepanjang 17,36 kilometer telah mencapai penyelesaian 81,17 persen.

Berita Terkait: Pujian positif Doohan untuk sirkuit Mandalika: MGPA

Dari sisi vaksinasi, cakupannya di NTB per 8 September 2021 sudah mencapai 18,95 persen untuk dosis pertama dan 9,84 persen untuk dosis lengkap.

Baheramsjah mencatat, penyediaan 1.025 juta dosis vaksin sedang dipercepat untuk mencapai cakupan 70 persen.

“Makanya kita targetkan 45 ribu orang per hari,” ujarnya.

Berita Terkait: Nusa Tenggara Barat Siap Tuan Rumah Kejuaraan WSBK: Gubernur

Panitia juga telah menyiapkan pengaturan lalu lintas di pintu masuk Lombok, seperti Pelabuhan Bangsal, Pelabuhan Lembar, Pelabuhan Gili Mas, Pelabuhan Kayangan, dan Bandara Internasional Lombok, katanya.

“Kami telah bekerja sama dengan Organisasi Transportasi Darat (Organda) NTB dan telah menyediakan 46 bus Damri (operator bus milik negara),” katanya.

Selain itu, konektivitas antara Surabaya, ibu kota Jawa Timur, dan Bali ke Mandalika telah diperkuat, termasuk mengelola zona parkir, katanya.

Berita Terkait: Sekitar 100 tenaga medis dikerahkan untuk upacara pembukaan PON XX

Berita Terkait: Presiden Jokowi meresmikan Istora Papua Bangkit saat kunjungan kerja

Leave A Reply

Your email address will not be published.