Simpang Susun Temu Dukuh Atas ditargetkan siap April 2023

0


Temu Interchange akan memiliki dua lantai bawah tanah dan sebelas lantai atas yang akan berfungsi sebagai kantor.

Jakarta (ANTARA) – Perusahaan angkutan umum milik kota PT MRT Jakarta mulai membangun Simpang Susun Temu di Dukuh Atas, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, dan ditargetkan selesai pada April 2023.

Proyek pembangunan tersebut bertujuan untuk mengakomodasi integrasi transportasi umum.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan dimulainya pembangunan Simpang Susun Temu di eks Pasar Blora di Jakarta, Rabu.

Ia berharap dengan adanya interchange ini dapat membantu masyarakat mendapatkan akses transportasi dari segi fasilitas dan biaya yang terjangkau.

“Kota Jakarta bisa lebih ramah lingkungan karena polusinya berkurang,” ujarnya.

Baswedan juga berharap fasilitas tersebut dapat mewakili orientasi masa depan kota sehingga mampu memicu regenerasi kota dan mendorong Jakarta untuk sejajar dengan kota-kota besar dunia lainnya.

“Titik di kawasan Dukuh Atas ini menjadi kawasan pertama yang kami kembangkan (fasilitas) dengan konsep transit oriented,” ungkapnya.

Simpang Susun Temu merupakan salah satu fasilitas yang dibangun di kawasan transit oriented zone (KBT) Dukuh Atas. Kata ‘Temu’ yang dalam bahasa Indonesia berarti ‘bertemu’, terinspirasi dari kawasan Dukuh Atas yang merupakan titik pertemuan banyak moda transportasi, ujarnya.

Berita Terkait: Jakarta Raih Penghargaan Kota Ramah Anak: Gubernur Anies Baswedan

“Temu Interchange akan memiliki dua lantai bawah tanah dan sebelas lantai atas yang akan difungsikan sebagai kantor,” ujarnya.

Selain itu, akan ada lokasi retail dan transit untuk antar jemput TransJakarta dan penumpang transportasi berbasis online, ujarnya. Pembangunan tahap selanjutnya akan menghubungkan fasilitas tersebut dengan Stasiun KCI Sudirman, tambahnya.

Sebelumnya, Direktur Utama MRT Jakarta William P Sabandar mengatakan anggaran untuk pembangunan hub transportasi itu diperkirakan mencapai Rp 160 miliar.

Perusahaan konstruksi milik negara PT Pembangunan Perumahan (PP) menjadi kontraktor untuk Simpang Susun Temu yang akan membentang seluas 2.445 meter persegi.

Pembangunannya diperkirakan memakan waktu 14-18 bulan, mulai Oktober 2021.

PT MRT Jakarta, Perumda Pasar Jaya, PT Pembangunan Perumahan, dan pemangku kepentingan lainnya bekerja sama dalam proyek konstruksi.

Berita Terkait: Aplikasi JakLingko dapat diunduh mulai Jan 2022: resmi
Berita Terkait: MRT Jakarta evaluasi tender konstruksi 202, 205A

Leave A Reply

Your email address will not be published.