Setibanya di Bandara Sentani, Presiden berhenti untuk membeli noken

0


Jakarta (ANTARA) – Presiden Joko Widodo dan rombongan singgah sejenak di tengah perjalanan penginapan mereka dari Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua menjelang pembukaan Pekan Olahraga Nasional Papua (PON) XX pada Jumat.

Ternyata Presiden ingin membeli tas rajut tangan tradisional Papua – yang biasa disebut ‘noken‘ — dari “mama-mama” atau perempuan Papua yang menjualnya di Jalan Utama Hawai Sentani.

“Tas macam apa itu?” tanyanya kepada Paulina Adi, salah satu pedagang, seperti dikutip Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, dipantau di Jakarta, Jumat.

“Tasnya dari kulit pohon, Pak,” jawab Adi.

Setelah melihat barangnya, Presiden Jokowi memutuskan untuk membeli dua noken.

Dua vendor lainnya, Anastasya Keren dan Yulita Tebay, berharap dengan terselenggaranya PON XX Papua bisa meningkatkan penjualan tas tradisional.

Berita Terkait: Presiden Jokowi Akan Buka Pesta Olahraga Nasional PON XX

Kepala negara tiba di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura pada pukul 16.20 WIB, Jumat.

Segera setelah kedatangannya, Widodo membeli noken dan memakainya.

Presiden beserta rombongan langsung menuju hotel dan dijadwalkan melanjutkan agenda kerja keesokan harinya, berupa peresmian sejumlah infrastruktur serta pembukaan PON XX Papua.

Dia disambut di hotel dengan tarian penyambutan Sentani diiringi musik dari tifa – gendang asli Papua.

Pangdam III, Letjen Jeffry Apoly Rahawarin, Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen Ignatius Yogo Triyono, Kapolda Papua, Irjen Mathius D. Fakhiri, dan Pangdam III Marsekal Samsul Rizal, mendampingi Presiden.

Sementara itu, Gubernur Papua Lukas Enembe menyambut rombongan di penginapan.

Berita Terkait: Persiapan upacara pembukaan PON Papua 95% selesai: resmi

Leave A Reply

Your email address will not be published.