Sepekan, pembubuhan materai elektronik hingga kontribusi sektor ESDM

0



Jakarta (ANTARA) – Sejumlah informasi terkait kebijakan ekonomi untuk pembangunan yang lebih baik mendominasi pemberitaan ekonomi di kanal Antaranews.com selama sepekan terakhir.

Pemerintah menerbitkan materai elektronik untuk memberikan kemudahan dalam pembayaran atas dokumen berbentuk elektronik yang dapat mendukung transaksi keuangan digital.

Selain itu, informasi tentang kontribusi sektor energi dan sumber daya mineral yang mencapai Rp141 triliun pada paruh pertama tahun ini juga masih menarik untuk dibaca kembali menambah wawasan Anda pada akhir pekan ini.
Berikut rangkongan berita sepekan selengkapnya:

Pembubuhan e-meterai
Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Suryo Utomo mengatakan bahwa pembubuhan meterai elektronik dapat dilakukan melalui portal e-Meterai pada tautan https://pos.e-meterai.co.id, dengan terlebih dahulu membuat akun.

Peluncuran meterai elektronik bertujuan untuk memberikan kemudahan dalam pembayaran bea meterai yang terutang atas dokumen berbentuk elektronik.
Baca selengkapnya di sini.

Transformasi ke arah ekonomi sirkular
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan komitmen pemerintah untuk melakukan transformasi ekonomi ke arah yang lebih “hijau” atau sering disebut dengan ekonomi sirkular.

Ekonomi sirkular merupakan model industri baru yang berfokus pada pengurangan, penggunaan kembali, dan daur ulang yang mengarah pada pengurangan konsumsi sumber daya primer dan produksi limbah.
Baca selengkapnya di sini.

Kontribusi ESDM mencapai Rp141 triliun
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan kontribusi sektor ESDM terhadap penerimaan negara hingga Juli 2021 menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan periode sama 2020.

“Hingga Juli tahun ini, kontribusi sektor ESDM dalam penerimaan negara mencapai Rp141 triliun atau lebih tinggi 103 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sedangkan, investasi ESDM telah mencapai lebih dari 12 miliar dolar AS,” kata Menteri Arifin.
Baca selengkapnya di sini.

Pasokan jagung ke perusahaan pakan berjalan normal
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memastikam pasokan jagung dari petani ke perusahaan pakan ternak berjalan normal dan ketersediaannya mencukupi.

Stok jagung diperkirakan akan bertambah karena beberapa sentra jagung memasuki masa panen yang akan berlangsung dari September hingga Oktober 2021.
Baca selengkapnya di sini.

Pemuda wirausaha sosial
Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengajak Menteri muda menjadi wirausaha sosial yang memberdayakan masyarakat saat pandemi COVID-19.

Para pemuda dan kader Karang Taruna diharapkan dapat turut menjadi relawan dan berperan luas, seperti tenaga kesehatan, membantu mengampanyekan dan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan pelaksanaan hingga pelaksanaan 3M.
Baca selengkapnya di sini.

Pewarta : Sugiharto Purnama
Editor: Royke Sinaga
HAK CIPTA © ANTARA 2021

Leave A Reply

Your email address will not be published.