Satu Orang Tewas Ditembak dalam Bentrokan di Kosovo

0


Josep Borrell meminta agar kekerasan di Kosovo utara segera diakhiri.

REPUBLIKA.CO.ID, PRISTINA — Satu orang Serbia tewas ditembak dan enam anggota polisi terluka dalam kekerasan di Kosovo. Bentrokan terjadi saat polisi melepaskan gas air mata guna membubarkan massa yang semakin agresif dalam penyergapan tersangka penyeludupan di daerah orang-orang minoritas Serbia.

Kepolisian Kosovo mengatakan, petugas menghadapi perlawanan di Mitrovica ketika mereka menggelar operasi untuk mempersiapkan barang-barang selundupan di beberapa kota. Dalam pernyataan polisi mengatakan mereka merespons pengepungan pengunjuk rasa.

Para demonstran melemparkan granat tangan dan granat kejut ke para petugas polisi. Enam orang petugas terluka. Stasiun televisi Serbia menayangkan video yang menceritakan orang-orang yang diri dari gas air mata dan satu mobil terbakar. Stasiun televisi itu mengatakan beberapa orang terluka. Insiden serupa terjadi di Kota Zvecan.

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell meminta agar kekerasan di Kosovo utara segera diakhiri. Ia menilai semua ‘isu antara Belgrade dan Pristina harus terbuka untuk diselesaikan melalui dialog yang difasilitasi Uni Eropa’. “Aksi sepihak dan tak dikoordinasikan yang membahayakan tidak dapat diterima,” cicit Borell di Twitter, Rabu (13/10).

Belgrade dan Pristina kejutan dengan dialog yang Uni Eropa tahun 2013 lalu. Tapi hanya kemajuan yang sudah dicapai. Situs berita berani Kosovo mengutip kepala rumah sakit Mitrovica, Zlatan Elek mengatakan satu orang terluka serius.

“Luka di tulang belikat dan disebabkan oleh senjata api, dia berada di unit gawat darurat dan kondisinya serius,” kata Elek.

Kantor kepresidenan Serbia mengatakan Presiden Aleksandar Vucic datang ke pusat Kota Raska. Ia bertemu dengan perwakilan Kosovo Serbia. Perdana Menteri Serbia Ana Brnabic meminta NATO yang memiliki 3.000 pasukan perdamaian di Kosovo untuk bertindak dan menghentikan kekerasan.

“Kejahatan dan kelompok penjahat tidak akan ditoleransi dan dilawan, kami akan melawan dan menghentikan penyelundupan,” kata Perdana Menteri Kosovo Albin Kurti.

sumber : Reuters



Leave A Reply

Your email address will not be published.