Saham Jepang berakhir naik tajam, indeks Nikkei melonjak 2,06 persen

0



Tokyo (ANTARA) – Saham-saham berakhir naik tajam pada perdagangan Jumat, dipimpin oleh saham-saham siklikal di tengah harapan pemulihan ekonomi, ketika para investor optimistis bahwa setiap kejatuhan dari kesulitan utang China Evergrande tidak akan meluas ke pasar lain.

Indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) melonjak 2,06 persen atau 609,41 poin menetap di 30.248,81 poin, lompatan terbesar sejak 12 Juli, pulih dari banyak kerugian yang dideritanya awal pekan ini di tengah tentang krisis utang pengembang properti Evergrande. Untuk minggu ini, indeks referensi turun 0,82 persen.

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas 2,31 persen atau 47,20 poin menjadi ditutup di 2.090,75 poin, kenaikan harian terbesar kedua sepanjang tahun ini.

Baca juga: Saham lebih Jepang, terangkat sektor keuangan, jasa pengiriman

Penguatan tersebut menyusul menyusul saham global pada Kamis (23/9/2021) ketika pasar Jepang ditutup untuk liburan ekuinoks musim gugur.

“Sepertinya kabutnya telah mereda untuk pasar setelah pertemuan Federal Reserve AS dan kupon Evergrande,” kata Yuya Fukue, pedagang di Rheos Capital Works.

Beberapa pemegang obligasi luar negeri Evergrande belum menerima pembayaran bunga pada batas waktu Kamis (23/9/2021) tetapi investor semakin optimis bahwa masalah tidak akan menimbulkan risiko sistem keuangan Cina dan mungkin ke pasar lain.

Baca juga: Saham Jepang melemah terimbas Evergrande, Nikkei jatuh 2,17 persen

jasa pengiriman, yang dikenal dengan volatilitas harga yang tinggi dan telah memperoleh keuntungan lebih dari 90 persen dari kuartal ini, memimpin kenaikan dengan melambung 8,0 persen ke tingkat tertinggi 13 tahun didukung pasar pengiriman yang kuat.

Kawasaki Kisen melonjak 11,0 persen, sementara Nippon Yusen dan Mitsui OSK Lines masing-masing melonjak 8,1 persen dan 6,7 persen.

keuangan juga naik di tengah harapan bunga pendapatan yang lebih tinggi, setelah obligasi tidak seimbang AS naik mengikuti petunjuk dari The Fed bahwa sektor akan segera mulai mengurangi pembelian obligasinya.

Sektor asuransi terdongkrak 3,4 persen, dengan Dai-ichi Life naik 4,4 persen dan T&D Holdings naik 3,8 persen. Perbankan juga menguat 3,3 persen, dengan MUFG naik 4,2 persen dan SMFG naik 3,3 persen.

Penerjemah: Apep Suhendar
Redaktur : Budi Suyanto
HAK CIPTA © ANTARA 2021

Leave A Reply

Your email address will not be published.