Raja Abdullah: Yerusalem Jantung Perdamaian Israel-Palestina

0


Konflik Israel-Palestina adalah salah satu konflik terpanjang dalam sejarah modern

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON – Raja Yordania Abdullah II mengatakan kemitraan global sangat penting untuk menyelesaikan konflik Israel-Palestina. Menurutnya, Yerusalem adalah kunci atas masalah tersebut.

Raja Abdullah mengungkapkan, konflik Israel-Palestina adalah salah satu konflik terpanjang dalam sejarah modern. Menurutnya, kunci keamanan sejati bagi kedua belah pihak adalah solusi dua negara yang mengarah pada pembentukan negara Palestina merdeka dan berdaulat di perbatasan 1967.

“Yerusalem adalah jantung dari perdamaian ini. Miliaran orang di seluruh dunia sangat cinta kota suci ini,” kata Raja Abdullah dalam bicaranya di sidang Majelis Umum PBB ke-76 pada Rabu (22/9), dikutip laman Berita Arab.

Dia yakin, kesucian Yerusalem bagi Muslim, Kristen, dan Yahudi, memiliki kekuatan tanpa objek. “Dengan bantuan internasional, Kota Suci tidak bisa menjadi penyebab perpecahan, tapi simbol persatuan untuk dilihat semua orang,” ujarnya.

Dia menegaskan bahwa Yordania akan terus bekerja dengan aman status quo bersejarah dan hukum Yerusalem dan situs suci Islam serta Kristen di bawah Perwalian Hashemite. Dalam bicaranya, Raja Abdullah pun menceritakan tentang krisis kemanusiaan dan ekonomi di Lebanon.

Ia tentang jutaan warga negara tersebut yang hidup dalam keputusasaan. Raja Abdullah, komunitas global bekerja sama mengembangkan respons yang terencana yang dapat dilaksanakan dengan baik. “Pada saat yang sangat membutuhkan ini, kita berutang dukungan penuh kepada rakyat Lebanon untuk mendukung mereka bangkit dari krisis ini,” ujarnya.



Leave A Reply

Your email address will not be published.