Protokol kesehatan, kunci vaksinasi untuk liburan akhir tahun yang aman: pemerintah

0


Jakarta (ANTARA) – Protokol kesehatan dan vaksinasi sangat penting untuk mencegah lonjakan infeksi virus corona selama liburan Natal dan Tahun Baru, kata seorang pejabat pemerintah.

“Kunci keberhasilan kita menghadapi masa Natal dan Tahun Baru ada dua, yang pertama kesadaran masyarakat untuk tetap menggunakan masker dan social distancing, serta tidak menunda vaksinasi,” kata Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Wiku Adisasmito di konferensi pers diakses dari sini pada hari Kamis.

Sementara itu, kunci kedua adalah keseriusan pemerintah dalam memantau protokol kesehatan dan mendistribusikan vaksin ke daerah-daerah yang cakupan vaksinasinya rendah, ujarnya.

Saat ini masyarakat Indonesia masih diperbolehkan beraktivitas dengan menerapkan protokol kesehatan, ujarnya. Namun, penggunaan masker belum terpantau dengan baik meski sudah diwajibkan, ujarnya.

Berita Terkait: IDI minta pemerintah pastikan ketersediaan obat dan alat kesehatan COVID

“Padahal di beberapa tempat umum seperti terminal dan pasar masih banyak terjadi pelanggaran,” ujarnya.

Untuk itu, penerapan protokol kesehatan harus diawasi secara serius dengan memastikan satgas dikerahkan di semua tempat umum, sarannya. Jika masyarakat lalai, potensi peningkatan kasus akan semakin besar, kata Adisasmito.

Selain itu, pemerintah juga perlu meningkatkan cakupan vaksinasi dalam negeri karena masih kurang dari 50 persen, ujarnya.

Cakupan vaksinasi lengkap adalah fokus pemerintah saat ini karena orang dapat lebih terlindungi dari virus setelah mereka menerima dosis penuh dibandingkan dengan hanya satu dosis, katanya.

“Oleh karena itu, Indonesia dapat terhindar dari ancaman gelombang ketiga setelah periode Natal dan Tahun Baru jika setidaknya penerapan protokol kesehatan dan cakupan vaksinasi terus ditingkatkan,” tambahnya.

Berita Terkait: Pemerintah siapkan 1.200 rumah sakit antisipasi gelombang ketiga COVID-19

Leave A Reply

Your email address will not be published.