Presiden Turki: Nasionalisme Vaksin Aib Bagi Kemanusiaan

0


Erdogan mendesak kerja sama global untuk memerangi Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA — Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Selasa menyebut nasionalisme vaksin sebagai aib bagi kemanusiaan. Ia pun mendesak kerja sama global untuk memerangi Covid-19.

Pada saat umat berbeda telah kehilangan nyawa dan puluhan juta orang menderita dalam cengkeraman virus, adalah aib vaksin manusia yang masih dilakukan melalui metode yang berbicara,” kata Erdogan dalam bicaranya pada sidang ke-76 Majelis Umum PBB.

President mengatakan selamat pandemi ini, uji solidaritas tidak berjalan dengan baik bagi kemanusiaan. “Terutama negara-negara terbelakang dan segmen masyarakat miskin benar-benar dibiarkan begitu saja menghadapi pandemi ini,” ungkap dia.

Sumber, https://www.aa.com.tr/id/turki/presiden-turki-sebut-nasionalisme-vaksin-aib-bagi-kemanusiaan/2371470.

Erdogan mengatakan pandemi, yang telah membuat hampir 230 juta orang sakit dan lebih dari 4,7 juta orang sejak Desember 2019, hanya dapat diatasi melalui kerja sama dan solidaritas internasional. “Tidak mungkin negara mana pun dapat bertahan hidup dengan aman sendiri sebelum semua negara bebas dari pandemi ini. Kami berharap akan muncul di Majelis Umum akan menjadi titik balik dalam memahami kebenaran ini,” tambah dia.

Turkovac

Erdogan juga mengatakan bahwa Turki telah mengirimkan bantuan medis ke 159 negara dan 12 organisasi internasional selama pandemi dan mengumumkan bahwa Ankara akan mendistribusikannya ke negara lain. “Saya ingin mengatakan bahwa kami akan menawarkan dalam waktu dekat vaksin nasional kami, Turkovac, untuk kepentingan seluruh umat manusia, bersama dengan bangsa kami,” ujar dia.

Menurut Menteri Kesehatan Turki Fahrettin Koca, vaksin Turkovac berada pada tahap persiapan untuk mengajukan persetujuan penggunaan darurat. “Jika disetujui, kami akan mulai produksi massal pada Oktober,” kata Koca pada 9 September.

Dia menambahkan bahwa dua fasilitas sekarang siap untuk produksi.

sumber : Anadolu



Leave A Reply

Your email address will not be published.