Presiden Jokowi meninjau vaksinasi massal untuk siswa di Banten

0


Jakarta (ANTARA) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau vaksinasi massal COVID-19 untuk siswa di beberapa sekolah di Banten, Selasa.

Presiden meninjau langsung vaksinasi di SMA Negeri 4 Serang dan melakukan dialog virtual dengan beberapa SMA dan SMK lainnya di Banten yang juga melakukan vaksinasi massal.

“Hari ini saya senang bisa melihat dan meninjau vaksinasi massal khususnya bagi pelajar di Provinsi Banten. Bersama saya juga Ketua DPR, Ibu Puan Maharani, Menteri Sekretaris Negara, Gubernur Banten, dan Walikota Serang ,” kata kepala negara dalam sambutannya yang ditayangkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Presiden kemudian berdialog dengan perwakilan SMA Negeri 1 Ciomas, Serang, Banten.

Kepala SMA Negeri 1 Ciomas Aan Hernawan mengabarkan kepada presiden bahwa pihaknya telah memberikan vaksinasi kepada 307 siswa pada kesempatan itu.

“Untuk hari ini kita vaksinasi 307 siswa Pak Presiden. Sisanya karena sudah dua kali vaksinasi massal kita lakukan. Kita sudah mencapai 80 persen,” lapor Hernawan kepada Presiden Jokowi melalui video conference.

Kepala sekolah menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pembelajaran tatap muka selama dua minggu terakhir dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat sesuai dengan arahan pemerintah.

Kepala negara juga melakukan dialog dengan kepala sekolah SMK Negeri 1 Cilegon, Widodo. Kepala sekolah mengatakan pihaknya menargetkan untuk menyuntik 1.300 siswa hari itu.

Kepala Sekolah Widodo menegaskan pihaknya tidak kesulitan mendapatkan vaksin karena bantuan dari Dinas Kesehatan Banten. Widodo juga melaporkan bahwa pihaknya telah melakukan pembelajaran tatap muka selama dua minggu terakhir dengan membatasi kapasitas setiap ruang kelas hingga 50 persen, dengan waktu belajar maksimal empat jam per hari.

Presiden Jokowi mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi massal bagi warga dan pelajar di Banten. Kepala negara mengimbau sekolah lain juga melengkapi vaksinasi untuk siswa, sehingga seluruh sekolah di Banten dapat melakukan pembelajaran tatap muka dengan aman.

Berita Terkait: Kapolres serukan percepatan vaksinasi di daerah aglomerasi
Berita Terkait: Banten terima 18.000 dosis vaksin untuk penyandang disabilitas
Berita Terkait: Lebih banyak pasien COVID-19 di Lebak Banten sembuh: satgas

Leave A Reply

Your email address will not be published.