Pfizer Minta EUA Penggunaan Vaksin Bagi Anak Usia 5-11 Tahun

0


Tingginya kasus Covid-19 pada anak membuat Pfizer terdorong oleh EUA.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Perusahaan pengembang vaksin covid-19 Pfizer dan BioNTech meminta otorisasi penggunaan darurat (EUA) dari Food and Drugs Administration untuk anak usia lima hingga 11 tahun. Mereka mengajukan permintaan tersebut dilatari kasus infeksi SARS-CoV-2 pada anak.

“Dengan kasus Covid-19 baru pada anak-anak di AS yang terus berada pada tingkat tinggi, pengajuan ini merupakan langkah penting dalam upaya berkelanjutan kita melawan Covid-19,” ujar Pfizer dalam pernyataan, dilansir Berita Rubah, Jumat (8/10).

Sebelumnya, Pfizer-BioNTech telah mengirimkan data uji klinis dari studi vaksin Covid-19 antara anak-anak usia lima hingga 11 tahun ke FDA. Data uji coba mencakup temuan terbaru di antara 2.268 peserta berusia lima hingga 11 tahun yang menunjukkan bahwa dosis kecil aman, dapat ditoleransi dengan baik, dan menghasilkan respons antibodi yang menetralkan.

Perusahaan kemudian memilih rejimen dua dosis 10 mikrogram (ug) dosis untuk anak-anak usia lima hingga 11 tahun daripada rejimen dua dosis 30 ug dosis yang digunakan untuk semua orang berusia 12 tahun ke atas. Pfizer-BioNTech sebelumnya juga mengumumkan bahwa hasil uji coba pada kelompok usia yang lebih muda, seperti anak-anak usia enam bulan hingga di bawah lima tahun, diharapkan dapat dilakukan pada kuartal keempat tahun ini.



Leave A Reply

Your email address will not be published.