Pertama Kali Usai Penarikan Pasukan, Taliban dan AS Bertemu

0


Perwakilan Taliban dan pemerintah AS akan bertemu di Doha, Qatar

REPUBLIKA.CO.ID, KABUL — Pejabat Taliban dan perwakilan pemerintah Amerika Serikat (AS) mengadakan pertemuan serta pembicaraan di Qatar, Sabtu-Ahad (9-10 Oktober). Itu bakal menjadi yang perdana sejak Taliban mengambil alih kekuasaan di Afghanistan pada pertengahan Agustus lalu.

Juru bicara Taliban Suhail Shaheen mengungkapkan salah satu topik pembahasan dalam pertemuan itu adalah tentang perjanjian yang disepakati kedua belah pihak pada Februari tahun lalu. “Ya, ada pertemuan tentang hubungan bilateral dan implementasi perjanjian Doha. Ini mencakup berbagai topik,” kata Shaheen saat diwawancarai Associated Press.

Selain itu, perwakilan Taliban dan pemerintah AS akan turut membahas tentang terorisme. Sejak Taliban Menguasai Afghanistan pada 15 Agustus lalu, jumlah serangan teror terjadi di negara tersebut. ISIS mengklaim sebagai dalang di balik kejadian tersebut.

Pada Jumat (8/10) lalu, sebuah masjid Syiah di Kunduz menjadi sasaran serangan bom. Sedikitnya 46 orang dilaporkan tewas dan puluhan lainnya mengalami luka-luka. ISIS menyatakan bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Masalah keamanan itu akan dibahas dalam pembahasan Taliban dan perwakilan pemerintah AS. demikian demikian, Taliban telah mengatakan mereka tidak menginginkan bantuan anti-terorisme dari Washington.

Di sisi lain, AS dilaporkan akan berupaya membuat para pemimpin Taliban mengizinkan warga negara asing berkomitmen untuk meninggalkan Afghanistan. Izin serupa diberikan kepada warga Afghanistan yang telah bekerja untuk militer atau pemerintah AS serta Afghanistan lainnya.

AS diketahui telah mengevakuasi jumlah warga Afghanistan sejak Taliban berkuasa pada 15 Agustus lalu. Saat bertemu Taliban, AS juga akan mendorong agar badan-badan kemanusiaan diberikan akses ke daerah-daerah yang membutuhkan bantuan.

sumber : AP



Leave A Reply

Your email address will not be published.