Perhelatan MotoGP Mandalika bersamaan dengan Tradisi Bau Nyale

0



Mataram (ANTARA) – Perhelatan MotoGP pada 22 Maret 2022 di Sirkuit Jalan Internasional Pertamina Mandalika kemungkinan akan terjadi bersamaan dengan tradisi Bau Nyale atau menangkap cacing laut di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Budayawan Sasak Lombok, H Lalu Putria mengatakan kemungkinannya akan muncul saat MotoGP, namun itu semua tergantung tanda alam yang muncul.

“Itu bisa saja terjadi, tergantung pada alam yang akan muncul,” ujarnya ketika dihubungi melalui telepon dari Mataram, Senin.

Lalu Putria atau lebih dikenal dengan nama Datu Siledendeng mengatakan pada Februari biasanya akan muncul nyale tunggak atau nyale pertama.

“Nyale tunggak akan muncul pada Februari. Kemudian Maret muncul nyale poto (nyale akhir), tapi itu sekali lagi tergantung pada alam,” ujarnya.

Mantan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Tengah ini menjelaskan tanda alam tersebut, mulai dari terdengar suara gemuruh di laut Lombok selatan.

Suara gemuruh tersebut, kata dia, dapat terdengar jelas oleh warga. Bahkan terdengar hingga Pray. Kemudian, disertai hujan angin dan sambaran petir yang menggelegar.

“Ditandai tanda alam terdengar bunyi gemuruh di laut selatan disertai hujan angin kemudian ada kisap (kilat) bersamberan,” katanya.

Tanda lainnya akan muncul pucuk bambu muda yang disebut rembaong. suara tengkerek sejenis hewan di sawah yang bunyi dan banyak jamur yang mulai tumbuh di sawah atau kebun, dan masih banyak tanda lainnya.

“Ada tanda hujan disertai petir dan gemuruh guntur tujuh hari tujuh malam,” ucapnya.

Untuk itu ia memperkirakan akan muncul akhir Februari atau awal Maret 2022 dan akan berlangsung hingga beberapa pekan.

“Ini hujan mulai turun, sudah mulai ada, akan segera datang musim hujan. Saya memperkirakan 2022 Februari atau awal Maret,” katanya.

Ia juga menjelaskan, pada Desember 2021 akan diadakan pertemuan para tokoh Sasak di penjuru empat mata angin untuk menentukan tanggalnya muncul.

“Nanti melibatkan tokoh empat penjuru angin. Sangat penting dilakukan tahun ini karena bertepatan dengan MotoGP 2022. Bisa dipadukan dengan acaranya,” katanya.

Bau Nyale adalah tradisi masyarakat Sasak di Pulau Lombok, yakni menangkap nyale atau cacing laut, yang diyakini sebagai perwujudan Putri Mandalika, seperti legenda Sasak.

Dalam legenda Sasak, Putri Mandalika berasal dari bukit ke laut dan berubah menjadi nyale. Itu untuk menghindari pertempuran para pangeran yang bersaing mempersunting sang putri.

MotoGP sudah merilis kalender provisional musim balapan 2022, di mana Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok bakal menjadi tuan rumah balapan seri kedua pada 20 Maret setelah seri pembuka di Qatar pada 6 Maret.

Dengan panjang lintasan 4,3 km dan 17 tikungan tersebut, Sirkuit Mandalika juga akan mendapat kehormatan sebagai arena tes pramusim MotoGP pada 11-13 Februari 2022, satu pekan setelah tes pramusim pertama di Sepang, Malaysia.

Selain itu, Federasi Sepeda Motor Indonesia (FIM) dan Dorna WorldSBK Organization (DWO) juga telah resmi merilis final World Superbike (WSBK) musim 2021. Mandalika International Street Circuit akan menjadi tuan rumah gelaran penutup musim ini pada 19-21 November, sebelum balapan Asian Talent Cup pada 11-12 November.

Pewarta: Nur Imansyah
Editor: Masuki M. Astro
HAK CIPTA © ANTARA 2021

Leave A Reply

Your email address will not be published.