Penyanyi Malaysia dan Australia Dihapus dari Medsos China

0


Penyanyi Malaysia dan Australia dianggap menghina China lewat lagu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Penyanyi Malaysia dan Australia penghapusan dari platform media sosial China, Ahad (17/8). Jejak digital keduanya hilang setelah merilis sebuah lagu yang dianggap mengandung unsur-unsur hasil.

Lagu romantis berjudul Rentan yang dirilis pada Jumat (15/8) dianggap menghina masyarakat China. Dalam video tersebut digambarkan seekor panda yang terus menari dengan latar belakang warna merah jambu atau pink.

Warna tersebut diatas “LittlePink” yang biasa digunakan oleh media untuk merujuk pada anak muda patriotik China yang siap menghadapi berbagai kritikan di jagat media berani. Di awal video penyanyi Malaysia itu terdapat keterangan “Harap berhati-hari jika Anda adalah pink yang rapuh”.

Wee Meng Chee yang memiliki nama panggung Namewee adalah seorang penyanyi dan penulis lagu berdarah Malaysia-China. Pada Agustus lalu, akun Namewee di Weibo diblokir karena komentar sarkastik tentang Partai Komunis China (CPC), dilaporkan dilaporkan Waktu Global, Senin (18/10).

Dia kembali meregistrasi akun Weibo, namun juga kembali diblokir setelah mengunggah lagu barunya itu.

Sementara itu, Kimberly Chen yang pernah mengikuti ajang pencarian bakat di China, akunnya juga diblokir setelah merilis lagu Rentan tersebut karena mendukung kelompok separatisme.Akun kelompok penggemar penyanyi berdarah Australia-China itu di Weibo juga ikut diblokir. Konten musik kedua artis sudah tidak lagi ditemukan di nomor tersebut platform musik Cina.

sumber : antara



Leave A Reply

Your email address will not be published.