Pengacara Aung San Suu Kyi Mengaku Dibungkam

0


Junta militer melarang pengacara Aung San Suu Kyi berkomunikasi dengan dunia luar

REPUBLIKA.CO.ID, YANGON – Kepala pengacara dari Aung San Suu Kyi, Khin Maung Zaw, mengaku dibungkam oleh pihak di negara yang kini diperintah junta. Menurut pihak tertentu, pengacara pengacara karena komunikasi dengan dunia luar dapat menyebabkan ketidakstabilan.

Dalam pernyataan melalui Facebook, Maung Zaw mengatakan dia telah dilarang berbicara kepada media, diplomat, organisasi internasional, dan pemerintah asing. Kemudian dia mengirimkan rincian tersebut.

“Komunikasi Khin Maung Zaw dapat menyebabkan, seseorang yang bertindak sesuai dengan hukum, dapat menyebabkan, dan mengganggu perdamaian publik,” kata perintah pihak Myanmar untuk Maung Zaw itu.

“Beberapa media lokal dan asing, media ilegal dan media menghasut informasi palsu yang dapat mengacaukan negara,” tulis perintah itu menambahkan.

Seorang juru bicara militer yang tidak menjawab panggilan untuk memberikan komentar. Media pemerintah Myanmar belum melaporkan perkembangan dalam berbagai kasus hukum Suu Kyi. Khin Maung Zaw kini menjadi satu-satunya sumber informasi publik tentang persidangan dan kesejahteraan Suu Kyi.

Seperti diketahui, Suu Kyi telah ditahan di lokasi yang dirahasiakan sejak kudeta 1 Februari tanpa sarana berkomunikasi dengan dunia luar selain pengacaranya yang hanya ditemui di pengadilan. Suu Kyi didakwa dengan pelanggaran, termasuk pelanggaran protokol virus corona, pelanggaran hukum dan radio dua arah, menghasut untuk melanggar undang-undang, hingga pelanggaran Undang-Undang Rahasia Resmi.

Dalam korespondensi terbarunya dengan media, Khin Maung Zaw pada Selasa lalu melalui pesan teks ringkasan membuktikan rekan-rekan Suu Kyi, Presiden terguling Win Myint. Dia mengatakan kepada pengadilan bahwa militer telah memintanya untuk dirikan beberapa jam sebelum dan jika tidak akan merugikan. Dia bilang dia menolak.

Pengacara itu mengatakan Suu Kyi telah memintanya untuk mengumumkan membuktikan Win Myint. Ini adalah laporan pertama tentang apa yang terjadi sebelum kudeta.

Suu Kyi memimpin pemerintahan sipil setelah partainya menyapu bersih pemilu 2015 setelah militer mundur dari setengah abad kekuasaan langsung. Juru bicara Junta Zaw Min Tun, dalam sambutannya pada Rabu, mengatakan kasus Suu Kyi ditangani secara adil oleh pengadilan yang independen. Kudeta awal Februari satu dekade langkah tentatif menuju demokrasi serta pertumbuhan ekonomi setelah beberapa dekade pemerintahan otoriter dan stagnasi ekonomi.

sumber : Reuters



Leave A Reply

Your email address will not be published.