Penajam desak pemerintah pusat izinkan pembentukan kecamatan baru

0


Pengurangan satu kecamatan akan membuat Kabupaten Penajam Paser Utara tidak lagi memenuhi syarat menjadi kabupaten otonom

Penajam Paser N, Kalimantan Timur (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, mendesak pemerintah pusat mengizinkan pembentukan kecamatan baru pasca pemekaran Kecamatan Sepaku menjadi bagian dari ibu kota baru Nusantara. di masa depan.

Empat kecamatan saat ini di Penajam Paser Utara akan berkurang menjadi tiga setelah pemekaran ibukota baru Kecamatan Sepaku, sehingga kabupaten hanya memiliki tiga kecamatan yaitu Penajam, Waru, dan Babulu, Pj Bupati Hamdan Pongrewa dinyatakan pada hari Senin.

Menurut undang-undang yang berlaku tentang pembagian administrasi, sebuah kabupaten harus memiliki setidaknya empat kecamatan untuk memungkinkan pembentukannya sebagai daerah otonom, katanya.

“Pengurangan satu kecamatan akan membuat Kabupaten Penajam Paser Utara tidak lagi memenuhi syarat untuk menjadi kabupaten otonom,” kata Pongrewa.

Kabupaten Penajam Paser Utara dibentuk melalui pemisahan dari Kabupaten Paser pada tahun 2002 untuk membentuk kabupaten otonom baru, katanya.

Berita Terkait: Waspadai kondisi geologis di ibu kota baru: Resmi

Moratorium pemerintah pusat atas pembentukan daerah administrasi baru, yang mencakup kecamatan dan desa, masih berlaku, kata Pj Bupati.

“Moratorium pemekaran wilayah administrasi baru saat ini masih berlaku. Kami akan meminta izin khusus dari pemerintah pusat untuk memungkinkan pembentukan kecamatan dan desa baru (di Penajam Paser Utara),” kata Pongrewa.

Berita Terkait: Alokasi Rp510 miliar untuk pembangunan ibu kota baru tahap pertama

Pj Bupati mengatakan, Kecamatan Penajam Paser Utara akan menjadi calon pemasok kecamatan baru, karena Kecamatan Penajam dapat dimekarkan menjadi dua atau tiga kecamatan agar kabupaten tersebut tetap memenuhi syarat untuk dicalonkan. menjadi daerah otonom.

Sebelum membuat kelurahan baru, beberapa desa di dalam kelurahan yang akan terkena modifikasi harus dipisah terlebih dahulu, tambahnya.

Kecamatan Penajam memiliki 24 desa, dan dengan undang-undang yang berlaku tentang pembagian administrasi yang mengharuskan sebuah kecamatan memiliki minimal 10 desa, maka kecamatan tersebut dapat dimekarkan menjadi dua kecamatan baru, urai Pongrewa.

Berita Terkait: N Penajam Paser mengharapkan ruang diskusi dengan otoritas Nusantara

Berita Terkait: Investasi di N Penajam Paser melonjak mengikuti penunjukan sebagai modal

Leave A Reply

Your email address will not be published.