Pemerintah fokus memajukan musik tradisional: resmi

0


Kita semua harus bangga dengan musik tradisional kita.

Jakarta (ANTARA) – Direktur Film, Musik, dan Media Baru Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Ahmad Mahendra mengatakan pemerintah terus berupaya memajukan musik tradisional.

Ini merupakan bagian dari implementasi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

“Musik tradisional merupakan salah satu target kemajuan budaya kita yang bertujuan untuk membangun karakter bangsa, ketahanan budaya, kemakmuran, dan diplomasi budaya,” katanya saat konferensi pers virtual di International Ethnic Music Festival, Jumat.

Kekayaan budaya Indonesia, termasuk musik tradisionalnya, terbukti menjadi berkah sekaligus tantangan, terutama dalam melestarikan dan memajukannya, tambahnya.

“Masyarakat Indonesia seringkali kurang percaya diri dengan musik tradisionalnya sendiri, terutama generasi muda. Karena itu, mereka harus tahu bahwa musik tradisional itu indah. Kita semua harus bangga dengan musik tradisional kita,” tambahnya.

Berita Terkait: Festival gamelan internasional diadakan di Solo
Oleh karena itu, sejumlah upaya telah dilakukan oleh kementerian untuk mempromosikan musik tradisional, katanya. Termasuk penyelenggaraan Kongres Musik Tradisional baru-baru ini, tambahnya.

Selain itu, Mahendra mengatakan bahwa kementerian telah menyarankan agar musik tradisional dimasukkan dalam kurikulum sekolah.

“Menteri juga menyambut baik (usulan) untuk memasukkan musik tradisional ke dalam mata pelajaran sekolah,” katanya.

Apalagi, kementerian telah mengadakan berbagai workshop untuk para pelaku musik dan mengadakan beberapa festival di Toba, Sumatera Utara dan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, katanya.

Berita Terkait: Indonesia Promosikan Budaya Jawa di Frankfurt

Kementerian akan selalu terbuka terhadap saran-saran untuk memajukan musik tradisional di Indonesia, tambahnya.

“Kami siap mendukung setiap ide bagus dari pihak manapun, terutama untuk musik tradisional,” kata Mahendra.

Lebih lanjut, ia mengapresiasi penyelenggaraan Festival Musik Etnis Internasional oleh Dewan Kesenian Jakarta pada 24 hingga 26 September 2021.

Festival ini tidak hanya menampilkan pertunjukan musik tradisional, tetapi juga diskusi dan masterclass tentang musik tradisional Indonesia, katanya.

“Kami mengapresiasi dan mendukung penuh acara tersebut karena kami juga fokus pada kemajuan musik tradisional tahun ini. Semoga menjadi wadah baru bagi semua pihak untuk mengekspresikan karya mereka pada musik tradisional dan memperkuat ekosistem musik kita,” tambahnya.

Berita Terkait: Walikota Denpasar mendukung gamelan sebagai warisan budaya UNESSCO
Berita Terkait: Bali: Beats of Paradise menerima respons yang luar biasa di Korea Selatan

Leave A Reply

Your email address will not be published.