Partai Buruh harus menerapkan pendekatan bottom-up: Pengamat

0


Sebagai Partai Buruh, mereka bertujuan untuk memperjuangkan hak-hak pekerja. Untuk itu, dengan menggunakan (pendekatan) bottom-up, mereka bisa lebih mengakar, lebih kuat, lebih idealis, dan lebih tangguh.

Jakarta (ANTARA) – Partai Buruh yang saat ini dipimpin Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal sebaiknya menerapkan pendekatan bottom-up, kata pengamat politik Universitas Pelita Harapan Emrus Sihombing.

“Sebagai Partai Buruh, mereka bertujuan untuk memperjuangkan hak-hak pekerja. Untuk itu, dengan menggunakan (pendekatan bottom-up), mereka bisa lebih mengakar, lebih kuat, lebih idealis, dan lebih tangguh,” kata Sihombing kepada ANTARA di Jakarta, Rabu. Selasa.

Berdasarkan perspektif ini, Sihombing menekankan bahwa Partai Buruh harus bekerja sama dengan organisasi atau asosiasi pekerja daerah, khususnya di tingkat kabupaten, kota, dan kecamatan.

“Jangan hanya berkolaborasi dengan kelompok elit di tingkat pusat atau nasional. Itu namanya top down. Tidak akan ada keunikan dibandingkan dengan partai lain,” jelasnya.

Berita Terkait: Partai Buruh harus memiliki keunikan untuk bersaing dengan partai besar: ahli

Kalangan akademisi berpendapat bahwa melakukan pendekatan top-down tidak akan memungkinkan partai menembus lapisan masyarakat yang paling bawah.

Akan sulit untuk menciptakan kader partai yang memiliki solidaritas dan idealisme yang kuat jika pendekatan top-down diterapkan.

“Kalau top down diterapkan, maka yang dilihat masyarakat adalah figur dan visi-misi tertentu yang dirumuskan di tingkat nasional. Belum tentu kepentingan pekerja di daerah,” jelasnya.

Untuk itu, guna memantapkan eksistensi Partai Buruh dalam menyuarakan keprihatinan buruh di berbagai daerah, pendekatan bottom-up perlu ditekankan, tegasnya.

Sihombing juga mendorong Partai Buruh untuk memiliki daya tarik yang unik agar mampu bersaing dengan partai-partai besar di panggung politik Indonesia.

“Misalnya, mereka bisa mengatakan bahwa mereka berpihak pada rakyat dan akan menggunakan segala kekuatan yang dimiliki partai untuk menyelesaikan masalah, seperti COVID-19 atau bencana alam,” katanya.
Berita Terkait: Menteri Tenaga Kerja optimis industri kreatif tahan tantangan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.