Narapidana Lapas Bagansiapiapi Riau Semarakkan Semangat Ramadhan

0


Pekanbaru, Riau (ANTARA) – Ratusan warga LP Bagansiapiapi di Provinsi Riau terus memeriahkan semangat Ramadan dengan menjalankan ritual Islami meski dengan keterbatasan kondisi penjara di Lapas dengan kepadatan tertinggi di Indonesia itu.

Selain melaksanakan salat Tarawih berjamaah, para narapidana juga bergiliran mengaji bersama, kata Kepala Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi Wachid Wibowo seperti dikutip di Jakarta, Minggu.

Setiap malam, ada sekitar 90 napi yang ikut salat magrib, sedangkan sekitar empat-lima napi bergantian mengaji di beberapa tempat di bawah pengawasan petugas, katanya.

“Kami juga menyelenggarakan pengajian, salat berjamaah di masjid Lapas, pengajian, dan pengajian pagi dan siang. Semua narapidana Muslim memiliki kesempatan yang sama (untuk bergabung dengan majelis) namun mereka harus menunggu giliran karena keterbatasan ruang. kapasitas fasilitas dan jumlah petugas Lapas,” kata Wibowo.

Sementara itu, Kepala Kanwil Hukum dan HAM Provinsi Riau Mhd Jahari Sitepu mengatakan, Lapas yang terletak di bagian utara Provinsi Riau dan awalnya hanya disiapkan untuk menampung hingga 98 narapidana, saat ini kelebihan kapasitas 990 persen. dengan 970 narapidana dipenjara di penjara pada April 2022.

Berita Terkait: BNPB bagikan masker gratis di masjid-masjid untuk memperkuat protokol kesehatan

“Akibat pertambahan penghuni, Lapas Bagansiapiapi dinaikkan menjadi Lapas Kelas IIA pada tahun 2020,” kata Sitepu.

Meski ada masalah kelebihan kapasitas, proses pemantauan dan aktivitas sehari-hari di Lapas tetap berjalan normal, ujarnya.

Sitepu mengatakan, narapidana antusias mengikuti kegiatan keagamaan di Lapas, dan narapidana yang tidak sehat dilarang mengikuti kegiatan berjamaah.

Ia mencontohkan, kunci sukses menjaga kondisi lapas, meski ada perbedaan antara petugas lapas dan napi, adalah dengan meningkatkan keakraban antara petugas dan napi, serta mendorong napi untuk meningkatkan keimanan.

“Saya selalu mengingatkan petugas Lapas untuk menghormati narapidana sebagai saudara sendiri. Saya juga berpesan kepada narapidana bahwa penjara adalah rumah kita, keamanan dan ketertiban harus dijaga, dan mereka harus menghormati petugas penjara,” katanya.

Kapolsek menambahkan, untuk mengatasi kelebihan kapasitas Lapas Bagansiapiapi, Kementerian Hukum dan HAM akan memulai pembangunan Lapas baru di wilayah Ujung Tanjung pada tahun ini di atas sebidang tanah yang dibebaskan pada 2021.

Berita Terkait: Kemenkes desak masjid dan musala bentuk satgas protokol kesehatan

Leave A Reply

Your email address will not be published.