Menlu: RI dan Arab Saudi Sedang Persiapkan Teknis Umroh

0


Menlu Retno Marsudi sebut RI dan Arab Saudi sedang bertukar teknis persiapan umroh

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Arab Saudi akan membuka kembali pintu bagi umat Muslim Indonesia yang ingin melaksanakan ibadah umroh. Hal itu termaktub dalam nota yang dirilis Kedutaan Besar (Kedubes) Arab Saudi di Jakarta pada Jumat (8/10).

“Kedutaan (Arab Saudi) telah menerima informasi dari pihak berkompeten di Kerajaan Arab Saudi dimulainya kembali pelaksanaan umrah bagi jamaah umrah Indonesia,” kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat membacakan isi nota yang dirilis Kedubes Arab Saudi melalui saluran Youtube Kementerian Luar Negeri , Sabtu (9/10).

Retno mengungkapkan saat ini komite khusus di Saudi sedang bekerja untuk menahan hambatan-hambatan dalam dimulainya lagi perjalanan umroh dari Indonesia. Menurut Retno, otoritas Indonesia dan Saudi juga sedang dalam tahap akhir pertukaran teknis yang menjelaskan informasi para pengunjung berkaitan dengan vaksin serta bakal memfasilitasi proses masuknya jamaah.

“Catatan juga menyebutkan mempertimbangkan untuk menetapkan masa periode selama lima hari bagi para jamaah umroh yang tidak memenuhi standar kesehatan yang dipersyaratkan,” kata Retno.

Dia mengungkapkan kabar baik tersebut akan ditindak lanjuti dengan pembahasan lebih detail, termasuk mengenai teknis pelaksanaannya. “Kementerian Luar Negeri akan terus melakukan koordinasi dengan Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan serta dengan otoritas terkait di Kerajaan Arab Saudi,” ujar Retno.

Retno telah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan menteri agama serta menteri kesehatan. “Bagaimana teman-teman mengetahui, pertemuan terakhir saya dengan menteri luar negeri Arab Saudi terjadi di sela-sela pelaksanaan sidang Majelis Umum PBB ke-76 di New York,” ucapnya.

Saudi memutuskan menangguhkan sementara kedatangan umat Muslim dari berbagai negara yang ingin melaksanakan umroh pada akhir Februari 2020. Penanggulangan itu pun diberlakukan bagi warga Saudi pada Maret 2020.

Kemudian pada pertengahan Maret, Saudi mulai menangguhkan salat berjamaah di masjid. Semua hal itu dilakukan semata-mata untuk mengekang penyebaran Covid-19. Saudi mulai semua kegiatan sosial di negaranya pada Juni 2020.



Leave A Reply

Your email address will not be published.