Menhan Taliban Perintahkan Tindak Keras Pejuang Pelanggar

0


Ada anggota Taliban melakukan pelanggaran yang disertai kekerasan

REPUBLIKA.CO.ID, PESHAWAR — Menteri Pertahanan (Menhan) pemerintahan Taliban Mullah Mohammad Yaqoob teguran atas pelanggaran oleh beberapa komandan dan pejuang. Dia mengatakan segala bentuk pelanggaran tidak akan ditoleransi.

Dalam pesan audio, Yaqoob mengatakan beberapa pelaku tindak kriminal dan mantan tentara yang telah diizinkan untuk bergabung dengan unit Taliban. Namun mereka telah melakukan berbagai pelanggaran yang disertai dengan kekerasan.

“Kami mengarahkan kepada kalian untuk membuka barisan dari kaliam, jika tidak, tindakan tegas akan diambil. Kami tidak ingin orang-orang seperti itu ada di baris kami,” ujar Yaqoob.

Pesan dari Yaqoob, yang merupakan salah satu menteri paling senior Taliban, menggarisbawahi masalah yang dihadapi penguasa baru Afghanistan. Terutama dalam mengendalikan pasukan tempur saat mereka beralih dari pemberontakan ke pemerintahan masa damai. Pesan Yaqoob tersebut di akun Twitter Taliban dan dibagikan secara luas di media sosial.

Beberapa penduduk Kabul mengeluhkan perlakuan kasar para pejuang Taliban yang muncul di jalan-jalan ibu kota atau sering kali dari daerah lain. Selain itu, ada juga laporan pembalasan terhadap anggota mantan pemerintah dan aktivis militer atau masyarakat sipil, meskipun ada janji amnesti oleh Taliban.

Yaqoob menuturkan ada laporan tentang eksekusi yang tidak sah. Dia berulang-ulang bahwa tindakan seperti itu tidak akan ditoleransi. Ada laporan tentang pemerintah antara komandan medan perang garis keras dan para pemimpin politik yang terbuka untuk berkompromi di luar Afghanistan.

“Yang Anda semua ketahui, di bawah amnesti umum yang diumumkan di Afghanistan, tidak ada mujahid yang berhak membalas dendam kepada siapa pun,” kata Yaqoob.

sumber : Reuters



Leave A Reply

Your email address will not be published.