Mendagri menyesalkan kasus kekerasan seksual di Tarakan

0


Jakarta (ANTARA) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga menyatakan penyesalannya atas kasus kekerasan seksual terhadap lima santri laki-laki yang dilakukan oleh seorang guru laki-laki di sebuah pesantren di Tarakan, Kalimantan Utara.

“Sangat disayangkan masih ada kasus kekerasan seksual di lembaga pendidikan,” kata Menkeu dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat.

Menurut Puspayoga, lembaga pendidikan seharusnya menjadi tempat yang aman dari segala bentuk kekerasan.

Menteri menyatakan bahwa tugas pendidik tidak hanya memberikan pengetahuan tetapi juga mendidik dan menjadi contoh perilaku yang baik serta memberikan perlindungan dari segala bentuk kekerasan fisik, psikis, seksual, penelantaran dan diskriminasi terhadap anak di semua lembaga pendidikan.

Menhub mengapresiasi keberanian para korban berusia 8-12 tahun yang angkat bicara soal kekerasan seksual yang dialaminya, sehingga pelaku bisa segera ditangkap oleh Polres Tarakan Utara.

Puspayoga juga mengapresiasi respon cepat polisi dan optimistis pelaku akan dihukum seberat-beratnya, sehingga memberikan efek jera bagi pelaku.

Puspayoga mengingatkan orang tua untuk tidak malu melapor, karena sebagian besar pelaku kekerasan seksual terhadap anak tersebut adalah korban sebelumnya. Oleh karena itu, korban harus mendapatkan terapi agar kasusnya tidak terulang kembali di kemudian hari.

Menkeu juga mendesak sekolah, pesantren, dan pesantren lainnya untuk melakukan penilaian psikologis terhadap calon guru selama rekrutmen sebagai bagian dari tindakan pencegahan dan untuk memastikan perlindungan bagi siswa dari kekerasan seksual.

Dalam kasus kekerasan seksual di sebuah pesantren di Kota Tarakan, pelaku, RD, 22, mengaku telah melakukan kejahatan itu sejak 2016. Namun, karena telah melakukan beberapa kali, dia mengaku lupa jumlah persisnya. korban.

Polisi menduga jumlah korban lebih dari lima mahasiswa laki-laki.

Berita Terkait: Kementerian memuji pelatihan pencegahan kekerasan seksual
Berita Terkait: Pemerintah, DPR mulai bahas DIM RUU Pencegahan Kekerasan Seksual
Berita Terkait: Percepatan penyelesaian hambatan hukum dalam kasus kekerasan seksual: MP

Leave A Reply

Your email address will not be published.