Lewati Kuota, Listrik di Pabrik-pabrik China Dipadamkan

0


China masih seimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan mengurangi polusi

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING — Target pemakaian energi pabrik-pabrik di China melewati batas yang ditentukan sehingga banyak pabrik dan rumah tangga yang listriknya dipadamkan. Stasiun televisi China, CCTV, melaporkan 23 orang masuk rumah sakit karena gas keracunan setelah ventilasi sebuah pabrik mati tidak lama dipadamkan. Tidak ada laporan korban jiwa.

Pabrik-pabrik tersebut dipadamkan karena penggunaan energi mereka telah melebihi batas yang ditetapkan Beijing dalam meningkatkan efisiensi energi. Ekonom dan organisasi lingkungan mengatakan tahun ini pabrik-pabrik di Cina menghabiskan energi lebih cepat dari yang direncanakan karena permintaan ekspor setelah beberapa waktu karena pandemi virus corona.

Pabrik komponen Apple mengatakan produksi di sebuah pabrik mereka di barat Shanghai sesuai dengan perintah pihak setempat. Disrupsi pada industri manufaktur China ini terjadi di musim yang paling sibuk. Pemerintahan Partai Komunis masih menyeimbangkan antara pertumbuhan ekonomi dengan mengurangi polusi dan emisi gas yang mengubah iklim.

“Tekad Beijing dalam laporan dapat konsumsi energi yang tidak pernah terjadi sebelumnya memberikan manfaat jangka panjang, tapi juga kerugian ekonomi jangka pendek yang substansial,” kata para ekonom perusahaan finansial Nomura, Ting Lu, Lisheng Wang dan Jing Wang dalam mereka, Senin ( 27/9).

Para ekonom mengatakan mungkin sangat berat. Mereka memprediksi pertumbuhan ekonomi kuartal tahun ini turun dari tahun sebelumnya yang sebesar 5,1 persen menjadi 4,7 persen. Mereka juga pandangan pertumbuhan tahunan dari 8,2 persen menjadi 7,7 persen.

Pasar keuangan global telah berada di ujung tanduk karena kemungkinan bankrutnya perusahaan kontraktor terbesar China, Evergrande Group. Perusahaan tersebut terlilit utang miliaran dolar AS.

Pandemi virus corona telah menimbulkan kelangkaan chip prosesor, mendisrupsi pengiriman barang, dan dampak lain yang disebabkan larangan terbang dan berpergian. Warga sebelah timur laut China melaporkan melaporkan pemadaman listrik melalui media sosial dan pemerintah segera memperbaikinya.

Terjadi sebelum pertemuan lingkungan dan iklim PBB secara virtual pada 12 hingga 13 Oktober mendatang di Kunming, China. Pemerintah Presiden Xi Jinping sebagai tuan rumah ditekankan untuk terus mematuhi target emisi dan efisiensi energi.

sumber : AP



Leave A Reply

Your email address will not be published.