Legislator: Tak Ada Yang Salah TNI Terlibat Penanganan Covid

0


Legislator menilai TNI-Polri perlu dilibatkan dalam penanganan Covid

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Anggota Komisi I DPR, Christina Aryani, mengapresiasi keterlibatan TNI dan Polri dalam penanganan Covid-19. Menurut persyaratan, tidak ada yang salah dalam pelibatan dua institusi itu dalam menangani Covid-19.

“Saya termasuk yang mendukung dan mengapresiasi pelibatan TNI dalam penanganan pandemi, dimulai dari penegakan disiplin protokol kesehatan, giat vaksinasi sampai mengawal distribusi bantuan sembako dari pemerintah daerah,” kata legislator dari Fraksi Golkar itu.

Kemudian, Christina melanjutkan karakter masyarakat Indonesia memang masih belum tertib. Sehingga, dia menilai pelibatan TNI diperlukan dalam memastikan disiplin masyarakat. Christina mengaku cukup sering turun langsung mengecek penerapan protokol kesehatan di masyarakat dan pelaksanaan program.

“Banyak kelurahan saya sambangi dan sebenarnya kami memang membutuhkan bantuan TNI dan Polri,” ucap legislator asal daerah pemilihan DKI Jakarta II yang meliputi Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Luar Negeri ini.

Christina juga melihat kemampuan tenaga kesehatan di puskesmas atau tingkat kelurahan masih sangat terbatas dalam kegiatan vaksinasi Covid-19. Sehingga target program tidak tercapai. Maka dari itu, harus ada upaya ekstra, yaitu pelibatan semua elemen yang dapat membantu percepatan ini terlaksana mulai dari TNI, BIN, Polri, perusahaan swasta dan lain-lain.

“Ini situasi yang tidak biasa-biasa saja, ini era pandemi. Tanpa upaya-upaya ekstra tersebut tidak akan bisa terwujud karena faktanya sumber daya kami memang terbatas,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDIP TB Hasanuddin menilai tidak ada masalah dalam pelibatan TNI menangani Pandemi Covid-19. Dia menjelaskan bahwa pelibatan TNI itu sudah sesuai dengan operasi militer selain perang (OMSP).

“Terutama membantu pemerintah daerah, perbantuan terhadap bencana atau pandemi dan bantuan pada tugas kepolisian dan diatur dalam UU Nomor 34/2004. Semuanya dipersembahkan untuk kepentingan negara dan bangsa,” ujar dia.



Leave A Reply

Your email address will not be published.