Lebih banyak kasus COVID-19 terdeteksi, tetapi permainan Papua terus berlanjut: menteri

0


Jakarta (ANTARA) – Meski sejumlah atlet terjangkit COVID-19, tidak ada pembatalan kompetisi pada pertandingan nasional yang sedang berlangsung di Papua, kata Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, Rabu.

“Tidak ada gangguan yang berarti. Semuanya berjalan sesuai rencana. Secara umum, panitia penyelenggara, atlet, pelatih, dan ofisial telah mematuhi protokol kesehatan COVID-19,” ujarnya.

Panitia Penyelenggara Pekan Raya PON ke-20 telah mengambil langkah-langkah pencegahan penyebaran COVID-19, ujarnya kepada peserta webinar Pesta Olahraga Papua yang digelar Jakarta Media Center, Rabu.

Mereka yang tertular penyakit novel coronavirus telah ditangani dengan baik, katanya. Mereka telah diisolasi dari rekan-rekan mereka, katanya, seraya menambahkan bahwa mayoritas dari mereka tidak menunjukkan gejala.

Berita Terkait: Sebanyak 29 kasus COVID-19 di empat klaster PON XX melakukan isolasi mandiri

PON digelar di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, Mimika, dan Merauke mulai 2 Oktober hingga 15 Oktober 2021.

Sedikitnya 6.400 atlet dan 3.500 ofisial dari 34 provinsi di seluruh Indonesia dilaporkan berpartisipasi dalam Pesta Olahraga Nasional PON Papua, yang menampilkan 37 cabang olahraga.

ANTARA Sebelumnya diberitakan, meski situasi keamanan kondusif, Satgas Covid-19 Papua pada Selasa malam mengonfirmasi 29 kasus COVID-19 di empat klaster penyelenggara pertandingan Papua.

Ke-29 orang tersebut melakukan isolasi mandiri di beberapa lokasi yang telah ditentukan, antara lain MV Tidar (cluster Jayapura) dan MV Sirimau (cluster Merauke) terapung.

Ke-29 orang yang terpapar virus corona itu antara lain atlet, ofisial, dan panitia penyelenggara, kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Papua, Silwanus Sumule.

Berita Terkait: PON XX Papua menerapkan bubble ketat untuk menahan penyebaran COVID-19

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani menyarankan agar penerapan protokol kesehatan di arena PON Papua dievaluasi.

“Harus dilakukan evaluasi terhadap protokol kesehatan di PON Papua. Kami tidak ingin membahayakan keselamatan masyarakat,” katanya seraya mengimbau kepada penyelenggara untuk mengisolasi mereka yang terjangkit COVID-19.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian telah mengeluarkan instruksi untuk menghentikan penyebaran penyakit novel coronavirus selama penyelenggaraan Pesta Olahraga Nasional PON Papua.

Dalam Instruksi Menteri No.46/2021, Karnavian meminta seluruh atlet, ofisial, panitia penyelenggara, dan penonton untuk mematuhi protokol kesehatan ketat COVID-19 selama acara multi-olahraga.

Berita Terkait: Varian baru belum dikonfirmasi pada lima atlet yang terinfeksi: resmi

Leave A Reply

Your email address will not be published.