Kosgoro 57: Densus 88 masih sangat dibutuhkan

0



Jakarta (ANTARA) –

Ketua Umum PPK Kosgoro 57 Dave Akbarshah Fikarno Laksono berpendapat Densus 88 hingga saat ini masih sangat dibutuhkan dalam penanggulangan serangan di tanah air.

Dave Akbarshah Fikarno Laksono dalam keterangannya di Jakarta, Minggu menyebutkan wacana pembubaran Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri belakangan menjadi pembahasan yang hangat di ruang publik.

Saya menilai dengan masih tingginya angka kerawanan terorisme, ancaman masih ada dan potensi masuknya kombatan atau ideologi dari asing masih ada, keberadaan Densus dibutuhkan,” kata Dave.

Menurut dia meskipun sudah ada Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), begitu juga di setiap matra TNI ada satuan anti-teror, namun Densus 88 tetap memiliki kekhususan tersendiri.

“Densus 88 adalah sebagai pemukul pertama dari pergerakan teroris itu sendiri, maka dari itu sangat tidak layak jika diwacanakan pembubaran Densus 88,” kata Anggota Komisi I DPR RI itu.

Lebih lanjut, Dave menilai wacana pembubaran Densus 88 juga sangat tidak tepat, mengingat jejak, jasa, pengorbanan Densus 88 dalam penanggulangan yang sudah tidak perlu dipertanyakan lagi.

Sederet prestasi Densus sudah terbukti, seperti artis Bom Bali (2005) tewasnya Dr Azhari di Batu Malang (2005) serta teranyar tewasnya Ali Kalora di Poso Sulawesi Tengah (2021), serta masih banyak lagi.

“Sehingga, menurut saya mengingat jasa mereka yang luar biasa pengorbanan mereka yang sangat banyak, sangat tidak tepat jika dibubarkan begitu saja,” ujar Dave.

Baca juga: Eks teroris tak meminta proposal Densus 88 dibubarkan
Baca juga: Mantan napiter apresiasi peran Densus 88 Antiteror
Baca juga: Densus 88 waspadai regenerasi kelompok teroris Jamaah Islamiyah

Pewarta: Boyke Ledy Watra
Editor: Tasrief Tarmizi
HAK CIPTA © ANTARA 2021

Leave A Reply

Your email address will not be published.