Kementerian Ketenagakerjaan melanjutkan upaya pengentasan kemiskinan ekstrim

0


Jakarta (ANTARA) – Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah mengatakan kementeriannya akan terus mendorong langkah-langkah intervensi untuk menurunkan angka kemiskinan ekstrem di tujuh provinsi prioritas.

“Kami melakukan intervensi dengan mendorong pemberdayaan tenaga kerja mandiri dan juga melalui program peningkatan kompetensi di bidang pelatihan vokasi,” kata Menkeu saat Expo Program Perluasan Kesempatan Kerja, dimana bantuan juga dialokasikan untuk tenaga kerja mandiri di Jayapura, Jumat.

Program-program yang ada di Kementerian Tenaga Kerja, seperti percepatan kesempatan kerja, ditujukan untuk mengurangi angka kemiskinan kronis di tujuh provinsi dan 35 kabupaten dan kota yang menjadi prioritas pemerintah, kata Fauziyah.

Di antara provinsi prioritas adalah Papua dan Papua Barat, katanya. Program-program tersebut juga dapat memberikan peluang bagi masyarakat di kedua provinsi tersebut untuk menghadapi dampak pandemi COVID-19 dengan baik, ujarnya.

“Mudah-mudahan dengan dua intervensi ini kita ingin memberikan kontribusi yang pasti (atau nyata) untuk (upaya) mengurangi kemiskinan di Papua dan Papua Barat,” katanya.

Selain pengentasan kemiskinan, kata dia, kementerian juga ingin mengasah dan meningkatkan keterampilan dan kompetensi masyarakat Papua dan Papua Barat.

“Pada akhirnya, dengan kompetensi tersebut, kita bisa menyiapkan tenaga kerja yang kompeten untuk menembus pasar kerja atau menjadi tenaga kerja mandiri,” kata Fauziyah.

Dalam expo tersebut, Menaker juga mengalokasikan bantuan dalam program perluasan kesempatan kerja Kemenaker 2020 dan 2021 untuk wilayah Papua, yang terdiri dari 61 paket bantuan TKM Pemula untuk tahun 2020 dan 36 paket untuk tahun 2021 serta 11 paket bantuan TKM Pemula Mikro. .

Berita Terkait: ABK Indonesia yang terjebak dalam perbudakan modern di laut: Menteri
Berita Terkait: 71,44% dana desa yang dikucurkan untuk mengatasi kemiskinan: menteri

Leave A Reply

Your email address will not be published.