Kemensos tak melanjutkan kelanjutan BST COVID-19

0



BST pengirimannya untuk pandemi

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Sosial tak lagi melanjutkan penyaluran bantuan sosial tunai (BST) COVID-19 karena hanya diberikan pada saat kedaruratan saja.

“BST cuma dua bulan. Jadi kan kemarin awal 2021 cuma empat bulan Januari sampai April, ditambah dua bulan karena PPKM darurat, Mei dan Juni,” ujar Menteri Sosial Tri Rismaharini kepada wartawan di Jakarta, Selasa.

Risma menegaskan, BST hanya disebabkan jika terjadi kegawatdaruratan di masa pandemi COVID-19.

“Sudah, saya enggak berani. Itu emang BST menyebarkannya disebabkan untuk pandemi,” ujar dia.

Baca juga: Wagub DKI: Bansos untuk sementara hanya sampai Juni 2021
Baca juga: DKI tunggu keputusan pemerintah pusat tentang kemungkinan hentikan BST

Sementara itu, Risma mengatakan rencana bansos untuk dikomunikasikan dengan Kementerian Keuangan terkait dengan mengembalikan kondisi normal.

Dia mengatakan juga akan mendorong program bansos untuk lanjut usia yang membutuhkan bantuan.

“Mereka (lansia) dapat bansos, tapi kan Rp200 ribu, nah cuma Rp200-300 ribu. Mereka pasti masih kurang lah dalam satu bulan, oleh karena itu, kira-kira membantu mereka,” ujar dia.

Lansia yang terbantu ditargetkan untuk seluruh Indonesia, termasuk di Papua.

Baca juga: Penerima BST bertambah, Yogyakarta mundur membuka bansos APBD
Baca juga: Penyaluran BST Tahap 14-15 di Surabaya capai 96 persen

Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Budhi Santoso
HAK CIPTA © ANTARA 2021

Leave A Reply

Your email address will not be published.