Kemenpar gelar konferensi internasional di Danau Toba

0


Ini juga yang akan kita usulkan pada pertemuan (Indonesia G20 Presidentcy), bahwa konferensi tidak harus di dalam ruangan, bahkan lebih sehat di luar ruangan.

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggelar International Heritage of Toba: Natural & Cultural Diversity Conference di Danau Toba, Sumatera Utara, Rabu, sebagai bagian dari kegiatan pameran lima destinasi wisata super prioritas (DPSP) Indonesia.

“Tema ini dipilih berdasarkan potensi Danau Toba yang luar biasa dalam alam dan budayanya,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dalam konferensi virtual di Jakarta, Rabu.

Selain itu, Danau Toba juga telah diakui sebagai Geopark Global oleh United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) untuk menjaga kelestarian kawasan, katanya.

Konferensi internasional tersebut diselenggarakan di Danau Toba untuk meyakinkan para pemangku kepentingan dan menyatukan visi untuk berkolaborasi, menjaga, dan melestarikan aset dunia, tambahnya.

Upaya tersebut diharapkan dapat memberikan dorongan positif bagi perekonomian, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat, kata Uno.

Berita Terkait: Danau Toba: Pelabuhan yang baru direnovasi siap menyambut wisatawan

“Mari kita lanjutkan semangat dengan 3G, yaitu bergerak cepat, bergerak bersama, dan mengembangkan segala potensi yang ada untuk menciptakan lapangan kerja,” ujarnya.

Ia mencontohkan potensi Danau Toba sebagai destinasi superprioritas, tepat sasaran, tepat waktu, dan memberikan manfaat yang tepat.

Pada Juni 2021, kegiatan serupa digelar di Borobudur, Jawa Tengah, katanya. Kementerian akan menggelar konferensi serupa di Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada November 2021, ujarnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Produk Pariwisata dan Event Organizer Kemenpar Rizki Handayani mengatakan pengembangan kegiatan MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) yang diadakan di luar ruangan atau di sekitar Danau Toba merupakan bagian dari inovasi kementerian.

Dengan adanya konferensi Danau Toba, Handayani mengatakan, kementerian bermaksud menyampaikan pesan bahwa pertemuan tidak harus di dalam ruangan.

“Ini juga yang akan kita usulkan pada pertemuan (Presidensi G20 Indonesia) bahwa konferensi tidak harus di dalam ruangan, malah lebih sehat di luar ruangan,” ujarnya.

Berita Terkait: Untuk tag destinasi super-prioritas, Toba membutuhkan dorongan infrastruktur

Leave A Reply

Your email address will not be published.