Kemenkop minta KSP tidak hanya jadi penyedia pembiayaan

0



Jakarta (ANTARA) – Kementerian Koperasi dan UKM meminta Koperasi Simpan Pinjam (KSP) untuk mengembangkan lebih strategi lagi, tidak hanya menjadi penyedia pembiayaan.

KSP menjadi modern, berdaya saing, dan kontributif antara lain dengan melakukan pemecahan atau berputar untuk masuk ke sektor produksi.

Berputar bertujuan agar koperasi dapat memenuhi kebutuhan anggota dengan membeli produk sendiri dan menciptakan lapangan kerja,” ujar Deputi Bidang Perkoperasian Kemenkop Ahmad Zabadi di Kantor Koperasi Kredit (Kopdit) Sangosay, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur.

Ahmad Zabadi dalam siaran persnya yang diterima di Jakarta, Jumat, mengatakan KSP Sangosay sudah berperan mengembangkan koperasi melalui pendekatan komunitas, komoditas, dan wilayah. Karena itu, KSP tersebut mampu memberikan solusi pembiayaan bagi anggota koperasi yang mengalami kesulitan dalam memperoleh akses pembiayaan perbankan karena kekurangan jaminan.

“Kegiatan sejalan dengan program Kemenkop-UKM, yaitu pembentukan koperasi oleh masyarakat dari kelompok kelompok strategi, yang salah satunya adalah mama-mama pembibit dan penganyam bambu yang ada di Kabupaten Ngada ini,” ucapnya.

Lebih jauh, Zabadi mengajak berbagai koperasi di Kabupaten Ngada untuk memanfaatkan ekonomi sebagai alternatif pengganti kayu untuk industri kreatif mengingat potensi pasar yang sangat luas.

“Dibutuhkan pembangunan pabrik bambu desa untuk pengolahan tongkat kasar yang di kelola oleh koperasi dan dengan asistensi pembiayaan dari LPDB (Lembaga Pengelola Dana Bergulir), (satuan kerja) Kementerian Koperasi dan UKM,” ungkap dia.

Direktur Lembaga Pengelola Dana Berguliroperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM), Supomo, menyampaikan pembiayaan modal kerja maupun investasi sebesar 100 persen dengan akses yang lebih mudah.

“Kami berharap bahwa koperasi mampu menjadi wadah yang menaungi para mama-mama bambu yang merupakan motor penggerak dalam ekosistem bambu di NTT,”.

Baca juga: Kemenkop bentuk pokja untuk susun RUU Perkoperasian
Baca juga: Jawa Barat siap laksanakan Pendataan Lengkap Koperasi UMKM
Baca juga: Teten Masduki dorong koperasi dan UMKM manfaatkan Web 3.0

Pewarta: M Baqir Idrus Alatas
Redaktur: Faisal Yunianto
HAK CIPTA © ANTARA 2022

Leave A Reply

Your email address will not be published.