Kemendikbudristek Rancang Insentif Guru di Daerah 3T

0


Tunjangan daerah khusus untuk memotivasi semangat guru daerah 3T.

REPUBLIKA.CO.ID, LOMBOK TENGAH — Kementerian Pendidikan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) merancang insentif untuk guru yang ditempatkan di daerah terdepan, terpencil dan tertinggal (3T) agar mereka lebih semangat mengajar. Pria yang akrab disapa Mas Menteri itu mengatakan, salah satu yang dilakukan untuk memotivasi semangat guru daerah 3T adalah memberikan tunjangan daerah khusus.

“Itu yang sedang kami coba rancang apa saja insentif yang bisa dilakukan agar guru jauh lebih semangat,” kata Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim di sela meninjau pembelajaran tatap muka (PTM) di SD Negeri Dasan Baru, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Kamis ( 7/10).

Insentif adalah salah satu program yang terus berjalan. “Itu tunjangan yang signifikan untuk daerah-khusus, tapi kita akan melihat ke daerah-daerah yang membutuhkan guru untuk kita lakukan agar guru-guru dan kepala sekolah mau pindah ke daerah-yang membutuhkan guru,” ujarnya.

Selain pameran, kata Mas Menteri, membuka juga formasi guru penempatan daerah 3T. Menurut dia, ada perbedaan jumlah orang yang mau mengajar dengan jumlah kebutuhan guru di daerah 3T.

“Kita tidak bisa memaksa guru mau lokasi di mana, tapi ada perbedaan jumlah orang yang mau di lokasi dengan jumlah kebutuhan,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB Aidy Furqan juga mengakui masih kekurangan guru SMA dan SMK di daerah 3T. Untuk itu, NTB akan menyebar para guru P3 secara merata ke daerah-daerah terpencil yang masih kekurangan.

Begitu juga dengan yang tidak lolos sebagai P3K akan diupayakan menjadi tenaga pendidik di daerah pelosok melalui guru daerah yang ditugaskan oleh gubernur. “Nanti kalau yang tidak lulus jadi P3K, kami akan proses melalui guru daerah yang ditugaskan oleh Gubenur seperti hasil ujian guru beberapa waktu lalu,” katanya.

sumber : Antara



Leave A Reply

Your email address will not be published.