Kelompok bersenjata bakar rumah di Ilaga, Kapolres Papua menegaskan

0


Benar, setelah seorang anggota kelompok kriminal bersenjata, bernama Ali Teu Kogoya, ditembak mati pada Minggu (3 April), kelompok kriminal bersenjata itu membakar rumah.

Jayapura, Papua (ANTARA) – Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri membenarkan adanya kelompok separatis bersenjata yang membakar sejumlah rumah di Ilaga, Kabupaten Puncak.

Anggota kelompok bersenjata itu diduga membakar rumah-rumah tersebut setelah salah seorang temannya ditembak mati oleh petugas keamanan yang berusaha menangkapnya.

“Benar, setelah anggota kelompok kriminal bersenjata bernama Ali Teu Kogoya ditembak mati pada Minggu (3 April 2022), kelompok kriminal bersenjata membakar rumah,” kata Fakhiri di Jayapura, Kamis malam.

Dia mengatakan, berdasarkan laporan yang diterimanya, sejak Selasa (5 April), kelompok bersenjata tersebut telah membakar total 16 rumah, memaksa penghuninya mengungsi ke tempat yang lebih aman, termasuk Polres Puncak di Ilaga.

Tidak ada korban luka atau korban jiwa dilaporkan dalam kebakaran tersebut.

Berita Terkait: Teroris buronan ditangkap Satgas Gabungan Nemangkawi di Papua

Namun, Fakhiri mengimbau anak buahnya untuk tetap waspada dan tidak mudah terprovokasi oleh aksi kelompok bersenjata tersebut.

“Kelompok kriminal bersenjata terus mencoba menghasut kami. Ketika kami lemah, mereka akan menyerang kami dan merampas senjata dan amunisi kami,” katanya.

Ali Kogoya yang tergabung dalam kelompok bersenjata Koyawage membawa senapan jenis FN 46 AK, dengan nomor seri EA 1520077. Senapan itu berisi dua peluru.

Ia mendapatkan senapan tersebut dari Undius Kogoya yang saat ini tergabung dalam kelompok bersenjata Kelenak Telenggen di Ilaga.

Berita Terkait: Aparat keamanan terus membujuk pemberontak Papua: polisi

Leave A Reply

Your email address will not be published.