Kehilangan gairah kerja pertanda demotivasi

0



Jakarta (ANTARA) – Rasa kehilangan gairah kerja, tidak bersemangat dan tidak tahu bagaimana membuat diri lebih bersemangat adalah pertanda demotivasi seperti yang dikatakan oleh psikolog Graheta Rara Purwasono, M.Psi., dari Universitas Airlangga.
kami
“Demotivasi tidak terjadi tanpa alasan. Itu penting untuk bangkit dari demotivasi tapi masalah ini bisa Anda atasi,” kata Graheta dikutip dari resmi, Minggu.

​Graheta menjelaskan, demotivasi adalah keadaan ketika seseorang kehilangan semangat untuk melakukan sesuatu. Kondisi ini menyebabkan segala aktivitas dan pekerjaan yang harus dilakukan terhambat. Dampaknya, membuat produktivitas dan kinerja kerja menurun.

Graheta mengemukakan empat cara yang bisa dicoba untuk membantu bangkit dari demotivasi.

Baca juga: Kenali perbedaan produktif dan produksi berlebihan

Cara pertama mengatasi demotivasi adalah dengan mencari tahu sumber penyebab seseorang merasa demotivasi.

“Apakah karena Anda terlalu sering lembur dan beban kerja Anda yang luar biasa besar? Mungkin penyebab Anda tidak semangat bekerja karena merasa tidak nyaman dengan rekan kerja dan atasan?”

Coba cinta kepada diri sendiri apa yang membuat tidak semangat kerja.

Kedua isi ulang energi dengan cara yang tepat, karena kurang istirahat atau tidak pernah lamanya waktu untuk diri sendiri bisa jadi salah satu penyebab demotivasi.
kami
Graheta mengatakan jangan ragu memanjakan diri atau mengisi energi setiap hari selama 30 hingga satu jam dengan aktivitas yang menyenangkan.

“Misalnya dengan berolahraga, menonton film, atau mungkin bersama teman atau pasangan.”

Ketiga mencoba untuk menata ulang tempat kerja, karena cara ini juga menjadi upaya mengatasi demotivasi. Selain itu, tata letak yang baru bisa menciptakan suasana baru. Dampaknya, menciptakan suasana hati dan semangat kerja menjadi lebih baik.

Terakhir, tanya lagi kepada diri sendiri tentang apa tujuan bekerja selama ini. Graheta mengatakan, ingatlah apa alasan Anda bekerja.

“Apakah untuk membiayai diri sendiri dan keluarga? karena Anda punya cita-cita tertentu yang ingin dicapai dari pekerjaan ini? Dengan mengingat kembali tujuan dan perjuangan yang harus dilalui untuk mendapatkan posisi atau pekerjaan, ini semua bisa membuat Anda kembali semangat kerja. “

Baca juga: Mengenal “kelelahan pandemi”, demotivasi prokes

Baca juga: Cara sederhana jaga kesehatan mental saat pandemi

Baca juga: Kesehatan mental tidak lagi tabu di medsos

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
HAK CIPTA © ANTARA 2021

Leave A Reply

Your email address will not be published.