Jokowi minta BUMN perhitungkan tugas pembangunan infrastruktur

0


Jakarta (ANTARA) – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mendesak Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang pembangunan infrastruktur untuk menghitung dengan cermat semua tugas yang diserahkan pemerintah kepada mereka.

Kepala negara juga mengingatkan agar BUMN tidak semata-mata berorientasi pada proyek dan hanya berlomba-lomba mengerjakan tugas tanpa ada perhitungan yang jelas.

“Saya bisa memberi tugas untuk membangun jalan tol, tapi harus dihitung,” kata Jokowi saat memberikan arahan kepada Dirut BUMN di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Kamis (14/10), seperti disiarkan di Sekretariat Presiden. Saluran YouTube di sini pada hari Sabtu.

Kepala negara mendesak BUMN infrastruktur untuk mengukur tingkat efisiensi investasi atau internal rate of return (IRR) untuk menguraikan kebutuhan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang harus dialokasikan.

“Jangan berlomba-lomba mendapatkan tugas tanpa perhitungan. Karena tugas, Anda kemudian mengambil pinjaman jangka pendek. Karena infrastruktur untuk jangka panjang, tidak cocok. Itu tugas Anda untuk melakukan perhitungan jika ada tugas (membangun proyek infrastruktur),” kata kepala negara.

Jokowi menegaskan jika perhitungan menunjukkan tidak ada logika dalam investasi, maka logikanya harus ditemukan tetapi melalui perhitungan.

“Tinggalkan budaya lama karena sekali lagi untuk transformasi bisnis, adaptasi teknologi sudah menjadi keharusan dan keniscayaan,” ujarnya.

Kepala negara juga mengingatkan BUMN lain, seperti yang bergerak di bidang pangan, kesehatan, dan energi, untuk menghitung setiap tugas yang diberikan pemerintah kepada mereka. (IN)

DIEDIT OLEH INE

Leave A Reply

Your email address will not be published.